Peluang kehamilan apa masih ada?

SU Info Penanya: SU, Pria, 19 Tahun
Dok saat saya melakukan kissing dengan pacar saya , saya praejakulasi , namun setelah itu saya mengelap dengan tisu , penis dan tangan saya , setelah itu saya memegang vagina pacar saya , apakah bisa menyebabkan kehamilan? Karena saya tidak tau apa masi ada sperma di tangan saya , kalau bisa di antisipasi dengan apa ya dok terima kasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SU,

Petting merupakan aktivitas seksual yang dilakukan tanpa penetrasi penis ke dalam vagina, namun tetap ada kemungkinan untuk terjadinya kehamilan karena seringkali tangan yang bekas memegang sperma menyentuh area vagina. Kemungkinan terjadinya kehamilan lebih besar bila Anda melakukan petting di masa subur pasangan Anda karena di masa inilah sel telur siap dibuahi.

Saat ini yang dapat Anda lakukan bila Anda melakukan petting belum mencapai waktu 72 jam, maka pasangan Anda bisa meminum morning after pil untuk mencegah terjadinya pembuahan. Namun perlu diingat bahwa obat ini bukan obat penggugur kandungan, dan harus diminum sebelum 72 jam setelah berhubungan seksual. Obat ini hanya mencegah pembuahan, namun bila sudah terjadi pembuahan, maka akan tetap hamil.

Morning after pil adalah pil kontrasepsi darurat yang bisa dipakai bila melakukan hubungan seksual namun lupa memakai kondom, kondom bocor, atau melewatkan jadwal KB. Namun bukan berarti pil ini bisa diminum setiap saat setelah berhubungan seksual, karena akan menyebabkan gangguan siklus haid.

Sebaiknya hindari melakukan petting atau hubungan seksual bila memang belum siap memiliki anak. Karena tindakan aborsi tanpa indikasi medis bisa diancam hukum pidana.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Seks tanpa penetrasi tetap memungkinkan seorang wanita untuk hamil

Mengungkap 10 Mitos dan Fakta Mengenai Seks dan Kehamilan

Mitos dan fakta mengenai seks dan kehamilan mungkin masih jadi misteri bagi banyak orang. Tidak semua anggapan yang kerap Anda dengar itu benar. Anda mesti tahu mana yang termasuk mitos dan mana yang benar-benar fakta, supaya bisa terhindar dari kehamilan yang tidak direncanakan.