Telat haid karena hamil atau karena penyakit PCOS?

J Info Penanya: J, Wanita, 23 Tahun
Malam dok, saya mau tanya. Saya terakhir berhubungan seks 22 Maret, lalu saya terakhir haid 17 April. Di bulan ini saya belum haid, apakah itu bisa menandakan kehamilan atau bagaimana ya dok? Saya juga ada PCOS dok, saya baru tahu saya ada PCOS di pertengahan bulan Februari karena saya tidak berhenti haid selama 3 bulan. Terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, J.

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Kehamilan merupakan proses berkembangnya janin di dalam rahim akibat bertemunya sel sperma dan ovum sehingga terjadi pembuahan dan terbentuklah bakal janin.

Tanda-tanda kehamilan erat kaitannya dengan telat haid. Padahal, seorang wanita mengalami telat haid belum tentu penyebabnya karena kehamilan. Masih banyak faktor lain yang menyebabkan telat haid seperti karena faktor stres, berat badan yang tidak ideal, aktvitas fisik yang berat, pola makan yang buruk, dan kondisi medis tertentu seperti PCOS, gangguan tiroid, dll.

Kondisi telat haid yang Anda alami ini, kemungkinan bukan tanda kehamilan. Karena, Anda terakhir kali berhubungan seks di bulan Maret, setelah itu dibulan berikutnya Anda mengalami menstruasi. Jadi, sangat tidak mungkin terjadi kehamilan di bulan ini. Kemungkinan di bulan ini Anda belum juga haid bisa disebabkan oleh penyakit PCOS yang Anda derita. 

Cara melancarkan haid

Untuk melancarkan haid Anda kembali, Anda bisa melakukan tips berikut ini:

  • Mengkonsumsi obat-obatan PCOS yang diberikan oleh dokter kandungan Anda.
  • Menghindari stres.
  • Tidak melakukan aktivitas fisik yang berat.
  • Mengkonsumsi jahe, kunyit, nanas, dan vitamin C.
  • Menjaga pola makan. Hindari makanan yang berminyak dan berlemak tinggi.
  • Olahraga yang teratur.
  • Melakukan yoga.

Salam sehat, 

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ibu hamil tidak akan menularkan COVID-19 pada janin

Bisakah Ibu Hamil Menularkan Virus Corona ke Janin yang Dikandungnya?

Kekhawatiran akan kasus COVID-19 juga tentunya dirasakan oleh ibu hamil. Tak sedikit ibu hamil yang berpikir bahwa virus corona mungkin saja dapat menyerang janin yang ada di dalam kandungannya. Lantas, benarkah demikian?