OTG (Orang Tanpa Gejala)

JA Info Penanya: JA, Pria, 33 Tahun
Saya pelaku perjalanan dari daerah zona merah, sesampainya di kampung halaman saya langsung melakukan isolasi mandiri di rumah tanpa berkontak langsung dengan siapapun. Selama masa inkubasi pihak Puskesmas rutin mengontrol kesehatan, di hari ke-15 saya mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas. Saya belum melakukan Rapid Test / PCR Covid-19, namun ini sudah memasuki minggu ketiga (22 hari) isolasi dan tidak merasakan gejala sakit apapun. Apakah saya masih berpotensi menjadi OTG?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, JAPB.

OTG atau orang tanpa gejala adalah sekelompok orang yang berisiko telah terinfeksi virus corona jenis baru (COVID-19) yang tidak bergejala, namun tetap dapat menularkan virus tersebut. Umumnya OTG mempunyai kontak yang disebut oleh Kemenkes sebagai kontak erat dengan kasus posotif COVID-19. Kontak erat yang dimaksudkan adalah aktivitas kontak fisik, berada dalam satu ruangan, pernah berkunjung pada tempat yang memilki radius 1 meter dari seseorang yang telah positif terkena COVID-19.

Terkait dengan pertanyaan Anda, umumnya jika Puskesmas sudah memberikan surat keterangan sehat setelah pemantauan yang dilakukan selama masa inkubasi yang hingga saat ini diyakini selama 14 hari, keadaan Anda relatif aman. Namun, pada penelitian, gejala dari infeksi COVID-19 dapat baru muncul bahkan pada hari ke 24 setelah pertama kali terpapar. Maka, ada baiknya Anda untuk tetap melakukan physical distancing karena potensi sebagian OTG masih tetap ada dan sampai saat ini belum bisa dideteksi tanpa melalui pemeriksaan COVID-19 secara langsung.

Jika terpaksa harus keluar rumah, ada baiknya Anda tetap mematuhi anjuran kemenkes berupa penggunaan masker dan segera mandi setelah dari luar rumah. Tidak lupa untuk senantiasa mencuci tangan dengan air mengalis dan sabun selama minimal 20 detik. Anda juga dapat mengonsumsi vitamin C untuk membantu menjaga daya tahan tubuh Anda.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penyakit menular melalui udara dapat disebar melalui bersin

Cara Mencegah dan Mendeteksi Penyakit Menular Melalui Udara

Wabah penyakit menular melalui udara dalam dua dekade terakhir telah memakan banyak korban. Salah satu yang paling aktual adalah virus corona.