Apakah onani berlebihan bisa menyebabkan kemandulan?

RF Info Penanya: RF, Pria, 31 Tahun
dok saya mau tanya nih apakah onani brlebihan bisa mnyebabkan kmandulan .trimakasih dokter
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RF

Onani atau masturbasi adalah cara yang dilakukan seseorang kepada dirinya sendiri mulai dari mengelus, menyentuh, menekan hingga memijat organ genital untuk mencapai kenikmatan seksual atau orgasme.

Pada dasarnya, masturbasi termasuk aktivitas yang normal. Beberapa manfaat masturbasi bagi kesehatan antara lain mencegah ejakulasi dini, meningkatkan kesehatan jantung, meredakan depresi, dan meningkatkan kulitas tidur.

Namun, jika dilakukan berlebihan bahkan sampai menyebabkan kecanduan akan menyebabkan efek buruk bagi Anda seperti:

1. Gangguan fisik

Iritasi atau cedera penis dapat terjadi apabila masturbasi dilakukan dengan frekuensi tinggi dan kasar. Kontraksi otot yang terjadi saat orgasme dapat memicu nyeri otot, terutama di paha (selangkangan) dan daerah punggung. Gangguan lain yang bisa muncul adalah jantung berdebar-debar, napas cepat, insomnia, pusing, kesulitan berkonsentrasi, dan lain-lain.

2. Penurunan gairah seks dengan pasangan normal

Pada kasus masturbasi yang berlebihan, otak sudah terbiasa mendapatkan rangsangan seksual hanya melalui media film atau video, sehingga jika dihadapkan dengan pasangan normal akan mengalami penurunan gairah bahkan dapat terjadi gangguan ereksi dan ejakulasi. Yang akhirnya berakibat mengganggu kualitas hubungan dengan pasangan.

3. Gangguan psikologi

Gejala lain yang muncul bisa berupa sering melamun, gangguan tidur, fantasi terus-menerus, mudah marah, merasa malu dan bersalah, sering melamun, sampai gangguan bipolar.

Onani atau masturbasi tidak terbukti menyebabkan kemandulan namun apabila Anda dan pasangan ingin merencanakan kehamilan maka dianjurkan untuk tidak melakukannya secara berlebihan.

Berikut adalah penyebab umum kemandulan yang ditemukan pada pria:

  • Menderita varikokel
  • Penyakit menular seksual atau infeksi lainnya
  • Faktor gaya hidup seperti merokok dan penyalahgunaan zat.terlarang
  • Paparan radiasi, suhu panas, bahan kimia, obat-obatan, atau zat beracundalam jangka panjang. 
  • Stress berlebihan
  • Kekurangan gizi
  • Pakaian yang terlalu ketat

Semoga membantu

Salam sehat,

dr. Jolinda

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Masturbasi saat hamil dapat menjadi alternatif lain dari bercinta bersama pasangan

Masturbasi saat Hamil, Memang Boleh?

Masturbasi saat hamil dapat menjadi alternatif lain dari bercinta bersama pasangan. Masturbasi bahkan disinyalir dapat mengurangi stres yang terjadi selama kehamilan. Namun, apakah ini benar-benar aman?