Gagal ginjal apakah boleh minum obat pendamping ?

P Info Penanya: P, Wanita, 32 Tahun
Saya mewakili adik saya (Putrie) ingin menanyakan apakah penderita gagal ginjal yg sedang menjalani terapi cuci darah yang memiliki keluhan tidak bisa tidur, badan terasa sakit/pegal pegal, kaki/telapak kaki suka terangkat sendiri atau kejut kejut saaat mau tidur, badan terasa kecapean diperbolehkan minum obat analsik?. Adik saya tersebut (Putrie) tidak bisa tidur +/- selama masa 2 tahun. Dan apakah beliau juga diperbolehkan minum Tonikum Bayer untuk tambah darah? Terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, P.

Gagal ginjal adalah keadaan ketidakmapuan ginjal untuk berfungsi secara normal yakni menyaring sisa-sisa metabolisme atau limbah yang dapat bersifat akut atau kronik. Gangguan fungsi penyaringan tersebut mengakibatkan za-zat sisa metabolisme menumpuk dan dapat memberikan dampak yang tidak baik bahkan berbahaya bagi tubuh.

Adapun beberapa penyebab terjadinya gagal ginjal, diantaranya adalah :

  • kerusakan ginjal
  • gangguan aliran darah menuju ginjal
  • adanya sumbatan pada saluran kemih
  • penyakit tertentu dan penyakit kronis

Mengenai pertanyaan Anda, pada dasarnya beberapa jenis zat yang akan disaring oleh ginjal adalah obat-obatan dan suplemen yang dikonsumsi. Maka dari itu penggunaan obat-obatan dan suplemen bagi penderita gagal ginjal haruslah sangat berhati-hati dan perlu diberikan dalam pengawasan dokter karena jika tidak sesuai kandungan maupun dosisnya. malah akan dapat menambah akumulasi zat yang membuat kerja ginjal menjadi lebih berat, atau dengan kata lain dapat membahayakan bagi ginjal, khususnya yang telah mengalami gangguan atau kerusakan.

Untuk itu, tidak disarankan mengonsumsi obat diluar yang diresepkan oleh dokter yang menangani dan jika Anda hendak memberikan obat pada Adik Anda, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter yang menangani Adik Anda agar lebih aman.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Wanita lebih rentan alami gejala sakit ginjal dibandingkan pria karena uretra yang lebih pendek

Gejala Sakit Ginjal Lebih Akrab dengan Wanita, Benarkah?

Wanita lebih rentan mengalami sakit ginjal karena posisi uretra yang lebih pendek. Bakteri pun lebih mudah masuk. Namun pria tetap harus waspada akan gejala sakit ginjal. Jika dibiarkan, infeksi bakteri pada ginjal bisa memperburuk menjadi penyakit ginjal kronis. Ketahui gejala sakit ginjal pada wanita dan pria.