Dada sesak dan demam apa penyebabnya?

M Info Penanya: M
Assalamualaikum dok. Saya ingin bertanya. Dada saya terasa sesak. Dan tadi juga sempat demam. Lalu kepala saya sakit seperti tertekan dan bila berdiri terasa keliyengan. Kira kira apa sakit nya dok terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang M,

Dada yang terasa sesak bisa disebabkan oleh banyak hal, karena di dalam rongga dada ada organ paru dan jantung, serta karena letaknya yang berdekatan dengan lambung, maka kondisi asam lambung yang naik ke tenggorokan (GERD) juga akan menimbulkan keluhan tidak nyaman di dada.

Perihal kondisi Anda yang merasa dada sesak, demam, sakit kepala dan kliyengan bisa disebabkan oleh:

  • Gangguan lambung.
  • Daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terinfeksi bakteri atau virus.
  • Tekanan darah rendah. Biasanya akan muncul keluhan kepala kunang-kunang atau kliyengan saat perubahan posisi dari duduk ke berdiri.
  • Anemia. Biasanya muncul pada orang yang jarang makan sayur hijau dan kurangnya asupan protein seperti daging, ayam, telur, dll.
  • Kurang tidur, dll

Sementara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dada sesak, demam tersebut adalah:

  • Minum paracetamol untuk meredakan demam dan sakit kepalanya.
  • Minum antacida untuk menetralisir asam lambung yang berlebihan.
  • Hindari makanan pedas, asam, santan, serta kopi.
  • Pastikan cukup tidur dan jangan bergadang.

Bila demam berlangsung lebih dari 3 hari, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan darah dan tunjukkan hasilnya ke dokter agar bisa ditangani sesuai dengan penyebabnya langsung.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Anak berusia 6 bulan-5 tahun berisiko mengalami kejang demam

Seberapa Bahaya Kejang Demam pada Anak?

Saat mengalami kejang demam, anak akan menjadi kaku, mengejang, dan matanya terbelalak. Anak juga akan mengalami gangguan pernapasan. Kondisi ini dapat terjadi pada anak berusia 6 bulan-5 tahun, meski paling sering pada anak berusia 12-18 bulan. Akan tetapi, hanya sebagian kecil anak-anak yang mengalami kejang demam.