Nyeri pada dada sebelah kiri tembus ke belakang

Y Info Penanya: Y, Pria, 53 Tahun
Selamat sore Dokter,Saya sering mengalami rasa nyeri pada dada sebelah kiri dan tembus ke belakang. Saya belum pernah berobat. Apa ya kira-kira penyebab sakit ini ?Terima kasih Dokter.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Bapak YUS,

Hanya  15% dari semua keluhan nyeri pada dada sebelah kiri yang berhubungan dengan penyakit jantung. Sekitar 50% sampai 85%  keluhan nyeri dada sebelah kiri adalah disebabkan karena adanya ketegangan otot, rasa cemas yang berlebihan, dan gangguan pada saluran cerna.

Informasi penting yang wajib kita ketahui adalah mengenai ciri nyeri dada yang disebabkan karena gangguan pada jantung, karena hal ini dapat berakibat fatal bila diabaikan, yaitu :

  • Nyeri dada bisa terjadi disebelah kanan, bila yang mengalami kerusakan adalah bagian jantung sebelah kanan.
  • Nyeri dapat berupa perasaan tidak enak dibagian punggung, bila yang mengalami kerusakan adalah jaringan jantung bagian belakang.
  • Nyeri bisa dirasakan di ulu hati dan sering disangka sebagai sakit maag, bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan.
  • Nyeri tidak dapat ditunjuk dengan tepat disatu titik saja. Hal ini disebabkan karena jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Umumnya, seorang Pasien akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan, bukan dengan satu jari.
  • Perasaan nyeri dapat seperti ditusuk-tusuk atau  seperti tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar.
  • Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul.
  • Ciri khas nyeri adalah menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.
  • Lamanya  nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita. Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sedangkan nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.
  • Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.
  • Nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri.
  • Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.
  • Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Sebaiknya bila Bapak atau orang disekitar Bapak, mengalami karakteristik nyeri seperti disebutkan diatas, sebaiknya segera kunjungi Rumah Sakit terdekat untuk melakukan konsultasi lebih lanjut.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Teknologi untuk terapi gagal jantung pertama adalah monitor yang bisa diimplan ke dalam pembuluh darah

5 Terapi Terbaru untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Gagal Jantung

Penderita gagal jantung dapat memilih terapi dan perawatan yang bisa meningkatkan kualitas hidup mereka. Perkembangan dunia medis yang pesat memunculkan beberapa terapi baru untuk gagal jantung.