Nyeri haid seperti ditusuk-tusuk, bagaimana cara mengatasinya?

T Info Penanya: T, Wanita, 29 Tahun
Hai Dok, selamat siang, saya berumur 29 tahun dan sudah memiliki anak satu. Saya ingin tanya soal keluhan saya Dok. Belakangan ini saya sering sekali nyeri pas lagi haid dan sangat nyeri seperti ditusuk-tusuk. Biasanya saya kompres dengan air hangat karna saya tidak tahan. Nyerinya ini terus terasa saat buang air kecil dan air besar juga dok. Kira-kira sudah 4-5 bulan selalu begini Dok. Kira-kira kenapa ya dok? Bagaimana cara mengatasinya ya, dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, R.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Nyeri haid dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan dismenore, yaitu nyeri atau kram yang dirasakan pada bagian perut bawah menjelang atau selama haid. Pada setiap wanita rasa nyerinya dapat bervariasi dari yang ringan hingga yang berat. Menurut penyebabnya, dismenore sendiri terbagi menjadi dua, yakni primer yang umum terjadi dan sekunder yang disebakan oleh kondisi medis lain atau penyakit pada organ reproduksi.

Pada dasarnya mekanisme terjadinya nyeri haid pada kedua tipe dismenore tidak berbeda yakni, disebabkan oleh kontraksi atau otot rahim yang tegang karena dipicu oleh hormon prostaglandin. Semakin tinggi kadar hormon tersebut di dalam tubuh, semakin berat kemungkinan nyeri yang dirasakan seorang wanita. Kontraksi otot rahim ini merupakan peristiwa normal dimana fungsinya adalah membantu rahim mengeluarkan dinding yang luruh, namun pada sebagian orang intensitasnya dapat menjadi berlebihan.

Berikut beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami nyeri haid :
  • Usia dibawah 30 tahun
  • Hadi yang diawali saat usia relatif lebih muda (11 tahun atau lebih muda)
  • Sering mengalami perdarahan banyak ketika haid
  • Siklus haid yang tidak teratur
  • Adanya riwayat nyeri haid pada keluarga
  • Memiliki kebiasaan merokok

Mengenai keluhan Anda yang baru dirasakan beberapa bulan kebelakang setelah menikah dan memiliki anak mungkin disebabkan oleh ketidak seimbangan hormon yang berperan dalam siklus haid yang mempengaruhi hormon prostaglandin. Terkadang riwayat penggunaan KB hormonal pun dapat berpengaruh. Namun agar lebih akurat, sebaiknya diperiksakan ke dokter Spesialis Kandungan agar dapat menyingkirkan kemungkinan dismenore sekunder yang disebabkan oleh penyakit pada alat reproduksi seperti penyakit radang panggul, adenomyosis, miom dan kondisi medis lainnya.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda coba untuk mengurangi nyeri haid :
  • Melakukan gerakan olah raga tertentu
  • Mandi dengan air hangat
  • Mengompres bagian yang nyeri dengan kompres hangat
  • Mengonsumsi suplemen vitamin E, B1, B6, asam lemak omega 3, dan suplemen magnesium
  • Jika nyeri mulai mengganggu aktivitas Anda dapt mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas bergolongan asetaminofen

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Fungsi endometrium pada tubuh wanita berhubungan dengan proses reproduksi

Inilah Peran dan Fungsi Endometrium untuk Kesehatan Wanita

Fungsi endometrium pada tubuh wanita berhubungan dengan proses reproduksi. Bagian ini memiliki peran penting dalam siklus menstruasi serta selama masa kehamilan.