Nyeri dada saat bernapas, penyebabnya apa saja?

JM Info Penanya: JM, Wanita, 19 Tahun
Dok, saya mau tanyaSaya kalo bernafas kadang dada saya sakit, lebih lagi waktu tarik nafas, apa itu bahaya atau tidak? Apa perlu cek ke dokter langsung? Terimakasih..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore JM. 

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ. 

Saya akan membantu menjawab pertanyaan Anda. 

Didalam rongga Dada, terdapat jantung, paru, saluran pencernaan, dan juga otot, kulit, ataupun tulang yang menyokong nya. 

Nyeri di bagian dada bisa berasal dari salah satu organ tersebut

  1. Nyeri dada akibat otot dan jaringan penyokong lain biasanya bersifat tumpul, seperti otot yang pegal, dan biasanya nyeri dipengaruhi oleh aktivitas seperti nyeri setelah berolahraga atau mengangkat barang berat
  2. Nyeri dada akibat penyakit jantung, dada, terutama sebelah kiri, nyeri terasa seperti tertindih benda berat, atau dada terasa diremas. Nyeri akibat penyakit jantung biasanya menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung belakang. Nyeri biasanya akan memberat setelah beraktivitas. Selain nyeri dada biasanya ada gejala lain seperti sesak napas, jantung berdebar debar, lemas, pingsan, bahkan tidak sadarkan diri. 
  3. Nyeri dada akibat gangguan di saluran cerna bisa terjadi akibat penyakit di lambung, usus halus, empedu, atau hati. Nyeri bersifat tajam, menusuk, dan kadang disertai sensasi panas atau terasa terbakar di dada. Nyeri biasanya terjadi sebelum makan dan berkurang setelah diisi makanan, namun tidak jarang nyeri bisa terjadi sebelum atau sesudah makan. Selain nyeri dada biasanya disertai gejala seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, sering sendawa, dan tenggorokan terasa asam. Penyakit di saluran pencernaan yang dapat menimbulkan nyeri di dada antara lain dyspepsia, GERD atau penyakit asam lambung naik, duodenitis, tukak lambung, hepatitis, dan peradangan atau batu di empedu. 
  4. Nyeri dada akibat penyakit di paru paru bisa terjadi akibat adanya proses peradangan di paru dan jaringan disekitar paru paru seperti pada diafragma, atau pada pleura. Nyeri biasanya bersifat tajam dan sulit dilokalisir bisa terjadi di dada kanan atau kiri. Nyeri biasanya disertai keluhan seperti nyeri saat menarik napas dalam, sesak napas, demam tinggi, batuk batuk, dan mual muntah. Penyakit paru yang dapat menyebabkan nyeri dada diantaranya : pneumonia, pleuritis, bronkitis. 

Apabila Anda khawatir dengan keluhan Anda, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter paru untuk diwawancarai lebih lanjut mengenai penyakit Anda dan dilakukan pemeriksaan langsung, karena penyebab penyakit yang berbeda membutuhkan penanganan yang berbeda. 

Beberapa saran yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri dada

  1. Hindari aktivitas berat untuk sementara waktu
  2. Makan makanan bergizi seimbang, dan makan tepat waktu. Biasakan makan minimal tiga kali sehari. 
  3. Olahraga ringan. 
  4. Hindari merokok dan minum minuman beralkohol. 
  5. Hindari stres

Jika anda mengalami kondisi seperti 

  1. Nyeri dada disertai sesak napas berat
  2. Nyeri dada disertai penurunan kesadaran/pingsan
  3. Nyeri dada disertai muntah berwana kemerahan atau muntah kehitaman

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penatalaksanaan lebih lanjut. 

Semoga bermanfaat

Salam sehat, 

dr. Sandy Aditya P

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Rutin olahraga untuk jantung sehat dan tubuh selalu bugar.

Tips Latihan yang Efektif untuk Menyehatkan Jantung

Tubuh yang mudah lelah bisa disebabkan karena Anda kurang melatih jantung. Cobalah mulai olahraga untuk jantung agar sehat dan kuat.