Nyeri dada kiri setelah angkat berat

MA Info Penanya: MA, Pria, 2019 Tahun
Dokter saya ingin brtanya tentang.. DADA NYERI atau nut.. Nut.. SEBELAH KIRI,kemarin baru angkat angkat barang berat soalny, trus untuk solusi dan obatnya apa dokter kira2?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, MA

Nyeri pada dada kiri dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti penyempitan pembuluh darah jantung koroner, nyeri radang otot, nyeri pleuritis paru. 

Jika pada nyeri penyakit jantung koroner merupakan keadaan gawat darurat, biasanya terjadi akibat penyempitan pembuluh darah jantung, faktor resikonya adalah banyak makan berlemak, diabetes, merokok, kegemukan. Bentuk nyeri yang dirasa seperti tertusuk dan tertimpa pada dada kiri terkadsng menjalar hingga ke lengan kiri disertai sesak nafas dan dada berdebar. Nyeri dada akibat jantung koroner dapat berbahaya sehingga disarankan anda untuk berkonsulasi dengan dokter di IGD untuk evaluasi rekam jantung/EKG

Nyeri lain pada dada terjadi akibat  nyeri otot/myalgia, biasanya nyeri terjadin akibat stress, terkena trauma, pasca aktivitas olahraga berat. Nyeri myalgia terjadi akibat otot menjadi kaku dan panas. Pada nyeri ini disarankan untuk istirahat, kompress dengan es, atau pemberian cream yang bersifat dingin, jangan memberi balsem yang bersifat panas karena dapat memperparah nyeri.

Penyebab nyeri dada lain adalah pleuritsi/ radang selaput paru, terjadi akibat infeksi pada paru, nyeri tercetus akibat pola nafas menghirup dan menghembus udara. Pada kondisi ini anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk tatalaksana lanjutan seperti pemberian antibiotik. 

Pada diri anda nyeri dada dapat berasal dari jantung dan otot, namun saya sarankan anda untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter umum. 

Salam sehat

dr. Zulham

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gagal jantung kongestif bisa membahayakan nyawa dan terjadi secara tiba-tiba

Mengenal Gejala Gagal Jantung Kongestif yang Mengancam Nyawa

Gagal jantung kongestif merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Bisa terjadi tiba-tiba, gejala penyakit ini pun kerap disalahartikan, sehingga penanganannya seringkali terlambat.