Tidak haid selama 4 bulan, normalkah?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 20 Tahun
Halo dok, usia saya 20 tahun dan saya belum haid selama 4bulan. Saya belum pernah melakukan seks. Akhir akhir ini saya sering mengonsumsi pereda nyeri seperti paracetamol dan obat sakit gigi lainya. Berat badan saya juga mengalami kenaikan. Apakah akibat terlalu sering mengonsumsi obat obat pereda nyeri tersebut membuat siklus haid saya tidak lancar dok? Terakhir haid juga keluar darahnya sedikit dan tidak sampai 1minggu. Terimakasih dok...
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, FF.

Tidak mengalami haid selama empat bulan adalah hal yang tidak normal, karena usia Anda (20 tahun) masih tergolong usia subur dan belum saatnya menopause. Kondisi ini dalam dunia medis disebut sebagai amenore, dimana disebabkan oleh gangguan satu atau lebih hormon yang mengatur proses terjadinya haid.

Beberapa hal-hal di bawah ini dapat menyebabkan gangguan hormon, yang berujung kepada keterlambatan haid:

  • Konsumsi beberapa obat tertentu, seperti golongan kortikosteroid, dimana terkadang obat golongan ini digunakan juga untuk sakit gigi
  • Berat badan yang naik secara drastis dalam waktu singkat, seperti yang Anda alami
  • Kelelahan ekstrim karena aktivitas sehari-hari yang terlalu berat
  • Stres, kecemasan, depresi, atau gangguan mental lainnya
  • Penyakit tertentu, seperti gangguan tiroid, sindrom ovari polikistik, dan kista ovarium

Oleh karena itu, untuk sementara, Anda sebaiknya menghindari obat-obatan bergolongan keras, dan periksakanlah gigi Anda kepada dokter gigi agar dapat ditambal atau dicabut, sehingga tidak menimbulkan nyeri lagi. Jaga berat badan agar ideal, konsumsilah variasi buah dan sayur, dan imbangi dengan air putih yang cukup. Lakukan juga olahraga ringan dengan durasi 30 menit per hari, ya.

Apabila dengan melakukan saran tersebut, haid Anda tetap tak kunjung datang, konsultasikan diri Anda kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan, agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti USG. Nantinya, dokter akan memberikan terapi yang tepat dan sesuai, misalnya obat yang mengandung hormon atau edukasi gaya hidup yang sehat. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
Dibalas oleh FF
07 Sep 2020, 21:35
Terimakasih dok...:)
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh
08 Sep 2020, 16:04
Selamat sore FF,
Jangan lupa untuk periksa ke dokter kandungan bila tidak ada perubahan ya.
Salam sehat,
dr. Vina
Dibalas oleh FF
08 Sep 2020, 18:36
Baik dr. vina terimakasih...
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi

Proses Pembentukan Sel Telur, Apa yang Terjadi Jika Tidak Dibuahi?

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi. Setelah proses pembentukan sel telur tuntas dan memasuki masa ovulasi, pembuahan bisa terjadi.