Apakah BPD bayi saya normal?

AH Info Penanya: AH, Wanita, 29 Tahun
Dok usia kehamilan saya 32 minggu dg BPD janin 89mm dan Berat badan janin 2,050kg apakah normal? Janin saya baik2 saja kan dok? dan apa yg harus saya lakukan..soalnya doktenya cuma bilang kepala bayinya termasuk besar..apa itu bahaya dok..tolong penjelasannya ya dok normal apa nggak?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, AH.

 

USG kehamilan adalah alat yang paling sering digunakan untuk memprediksi usia kehamilan, mengetahui perkembangan janin, serta mendeteksi kelainan pada janin. Pada pemeriksaan USG komponen yang diukur diantaranya adalah BPD dan AC. Namun pemeriksaan USG ini subjektif bergantung dari pihak yang melakukan USG dan posisi kepala bayi saat sedang dilakukan pemeriksaan.

Berikut ini adalah komponen yang biasa diperiksa dalam USG kehamilan:

  • BPD (biparietal diameter) adalah ukuran antara tulang pelipis kanan dan kiri. BPD diukur dalam pemeriksaan standar USG untuk memeriksa perkembangan janin, serta memperkirakan berat janin selain berat perut dan panjang paha. Pemeriksaan BPD memberi gambaran perkembangan otak janin. Pengukuran BPD ini biasanya baru dapat dilakukan setelah usia kehamilan 13 minggu.
    • Usia kehamilan 13 minggu, BPD 2,4 cm.
    • Usia kehamilan 28-29 minggu, BPD 7,2-7,4 cm.
    • Usia kehamilan 31-32 minggu, BPD 7,9-8,2 cm.
    • Usia kehamilan 37-40 minggu, BPD 9,5 cm.
  • AC (abdominal circumference) mengukur lingkar perut janin.
    • usia 28-29 minggu AC sekitar 24-25 cm.
    • usia 31-32 minggu AC sekitar 27-28 cm.
  • Berat janin biasanya diukur ketika usia kandungan sudah memasuki usia 24 minggu dan akan bertambah pesat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.
    • Berat janin usia 24-28 minggu berkisar antara 700 – 1100 gram
    • Berat janin usia 32 minggu kurang lebih 1700 gram

Terkait dengan usia kandungan Anda 32 minggu dengan BPD 8,9cm memang dinilai lebih besar dibanding dengan perkiraan normalnya pada usia tersebut, yang seharusnya kisaran BPD hanya 7,9-8,2 cm, berat janin juga tergolong lebih berat. Namun Anda tidak perlu khawatir berlebihan akan hal ini karena dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan kembali pada pertemuan berikutnya.

Anda mungkin bisa mencoba untuk melakukan pemeriksaan USG menggunakan USG 4 dimensi dimana dengan USG ini bentuk wajah bayi akan terlihat dengan jelas. Selain itu biasanya dokter spesialis kandungan akan melakukan pemeriksaan gula darah ibu untuk mengetahui ada tidaknya diabetes akibat kehamilan yang dapat menjadi salah satu factor janin lebih besar dari usianya.

Berikut ini tips untuk menjaga kehamilan:

  1. Tetap makan yang sehat dengan memperbanyak buah dan sayur
  2. Banyak minum air putih minimal 2 liter/hari
  3. Kurangi asupan makanan atau minuman yang terlalu asin, manis dan berlemak
  4. Usahakan untuk meminum selalu vitamin kehamilan Anda
  5. Tetap lakukan pemeriksaan kehamilan berkala pada dokter spesialis kandungan Anda

 

Semoga bermanfaat, terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ.

Salam Sehat, 

 

dr. Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Program posyandu ternyata juga mencakup layanan kesehatan untuk kehamilan.

Apa Saja Program Posyandu untuk Ibu Hamil?

Tahukah Anda, Posyandu tidak hanya menyediakan program kesehatan untuk anak? Posyandu pun memiliki program untuk ibu hamil yang bisa Anda ikuti. Apa saja programnya?