Muntah darah berasal dari mana?

BR Info Penanya: BR, Wanita, 2019 Tahun
Ibu saya sudah 5 hr ini stiap pagi muntah darah walaupun hanya sedikit,itupun hanya tiap bangun tidur dok,tidak ada keluhan apapun selain leher kaku tenggorokan kering dan agak pusing,nafsu makan juga masih bagus,punya riwayat sakit lambung,kira2 darah berasal dari mana ya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam BR.

Terimakasih sudah bertanya di SehatQ. Saya akan membantu menjawab pertanyaan Anda.

Muntah darah atau dalam bahasa medis disebut hematemesis adalah kondisi terjadinya perdarahan akut di saluran pencernaan atas. Dimana ada kemungkinan terjadi gangguan di saluran cerna, mulai dari esofagus, lambung, dan usus halus.

Muntah darah biasanya disertai gejala lain seperti nyeri perut, mual, muntah, BAB hitam, lemas dan pusing karena banyak darah yang keluar, hingga gangguan sirkulasi berat dan anemia.

Diperlukan gambaran visual untuk memastikan apakah benar yang dimuntahkan adalah darah, biasanya muntahan disertai gumpalan darah mengindikasikan bahwa muntah darah benar benar terjadi. Bila muntahan berwarna kecoklatan seperti kopi, membutuhkan data dan pemeriksaan lebih lanjut. 

Darah dari paru paru dan perdarahan dari hidung seperti mimisan juga harus bisa dibedakan dari muntah darah. Perdarahan dari penyakit di paru-paru biasanya disertai batuk batuk saat keluar darah, dan darah yang dikeluarkan berwarna merah segar atau pink disertai buih buih. Sedangkan apabila terjadi perdarahan di hidung karena mimisan biasanya individu yang mengalami akan sadar bahwa mereka sedang mimisan. 

Beberapa hal yang dapat menyebabkan muntah darah antara lain

  1. Penyakit lambung dan usus halus

Penyakit lambung seperti gastritis atau peradangan lambung dapat mengalami evolusi menjadi tukak lambung, dimana pada tukak lambung terjadi luka atau iritasi dalam di lapisan mukosa lambung. Mukosa yang terluka ini akan menimbulkan perdarahan dan dapat menimbulkan gejala muntah darah. 

sama halnya dengan lambung, usus halus dapat mengalami iritasi dan menjadi tukak usus yang dapat menyebabkan perdarahan dari lapisan mukosa di usus.

Beberapa faktor resiko terjadinya tukak lambung dan usus antara lain : penggunaan obat anti nyeri golongan NSAID dalam waktu lama, penggunaan obat imunosupresif golongan kortikosteroid dalam jangka waktu lama, infeksi oleh bakteri H. pylori, konsumsi alkohol, merokok.

Penyakit lambung dan usus lainnya yang dapat menimbulkan muntah darah adalah dari tumor atau keganasan di usus dan lambung. 

  1. Penyakit liver

Penyakit liver seperti sirosis hepar, atau gagal hati, dapat menimbulkan gejala muntah darah. Ini berkaitan dengan pecahnya pembuluh darah varises di esofagus akibat tingginya tekanan darah di saluran cerna yang menyebabkan pembuluh darah di saluran cerna membengkak dan dapat pecah sewaktu waktu.

  1. Penyakit di esofagus

Penyakit di saluran esofagus seperti esfagitis, dan GERD atau asam lambung naik dapat menyebabkan iritasi pada esofagus dan menimbulkan perdarahan dan menimbulkan gejala muntah darah.

Penyakit seperti robekan Mallory weis, yaitu adanya robekan dari lapisan di esofagus juga dapat menyebabkan perdarahan di esofagus dan menimbulkan muntah darah.

Perlu Anda ketahui bahwa muntah darah dapat menjadi pertanda kondisi berbahaya. Disarankan agar segera memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam agar dapat diwawancarai lebih lanjut mengenai keluhan Anda dan juga dapat dilakukan pemeriksaan langsung sesuai keluhan Anda. Dokter mungkin membutuhkan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah lengkap, USG, dan lain lain. Penyebab yang berbeda tentunya memerlukan penanganan yang berbeda.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ibu Anda :

  • perbanyak makanan bergizi dan mengandung banyak zat besi seperti daging merah dan hati.
  • makan teratur dan hindari telat makan
  • kurangi makanan pedas dan berminyak
  • hindari langsung berbaring setelah makan dan tidur dengan bantal yang agak tinggi
  • minum air putih dalam jumlah cukup minimal 10 gelas setiap hari
  • Tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol
  • manajemen stres dengan bijak
  • cukup beristirahat dan tidur berkualitas

 Jika Anda mengalami kondisi seperti

  • Sangat lemas dan terasa pusing
  • Sering pingsan
  • muntah darah yang sangat banyak

Segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat,

dr. Sandy Aditya Pradana

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Perut terasa panas umumnya disebabkan karena adanya gangguan kesehatan di saluran pencernaan

9 Penyakit Ini Ditandai dengan Gejala Perut Terasa Panas

Perut terasa panas bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan yang terjadi di saluran pencernaan yang disebabkan karena pola makan yang salah, virus atau bakteri, atau terdapatnya penyakit tertentu.