logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Psikologi

Mengapa mudah menangis dan sering cemas?

2 Jan 2021, 10:13

JA

Info Penanya: JA

Dok..sy mudah sekali menangis dan tertwa karna hal sepeleh Selain itu..sy trllu takut dgn sesuatu yg buruk di masa depan sy..,pdahal semua itu blm terjadi,msih perkiraan sy Akibatnya kadang kalau sy sedang tenang² sja..dan tiba² trfikirkan pada hal² yang negatif,sy lngsung merasa sedih sekali padahal itu hanya fikiran sy saja Terimaksih dok..

Dilihat 4002

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Farahdissa

Selamat sore, JA

Terima kasih atas pertanyaannya.

Menangis adalah luapan emosi yang wajar terjadi pada setiap orang.  Ada kalanya seseorang merasa sedih dan ingin menangis.  Perasaan sedih yang termasuk dalam gejala masalah psikologis adalah rasa sedih yang sampai menganggu aktivitas.

Penyebab sering menangis tanpa sebab :

  • Depresi merupakan salah satu gangguan mood yang menyebabkan penderitanya tidak mempunyai gairah hidup, menarik diri dari orang sekitar, merasa tidak berguna, serta memiliki pemikiran untuk bunuh diri.
  • Gangguan bipolar dimana seseorang dapat mengalami kesedihan yang mendalam selama beberapa waktu lalu akan berganti menjadi senang berlebih dalam waktu tertentu.
  • Hipoprenia atau gangguan kejiwaan yang membuat seseorang menangis tiba-tiba tanpa ada pencetus dari sedihnya tersebut. Kondisi ini dapat disebabkan karena hormonal, trauma di masa lalu.

Memiliki perasaan sedih, cemas, takut itu wajar selama tidak membuat anda menjadi sulit komunikasi dengan orang banyak, menarik diri, dan menganggu aktivitas sehari-hari.

Beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental :

  • Alihkan pikiran dengan melakukan kegiatan lain sehingga anda tidak akan sempat berpikiran negatif yang memicu perasaan cemas atau sedih.
  • Berkumpul dengan keluarga, kerabat, teman.
  • Berbicara perihal kondisi anda dengan keluarga atau teman yang dipercaya untuk melepaskan emosi agar tidak menumpuk.
  • Mengikuti komunitas yang positif dan mendukung kesehatan mental.

Ketika cara tersebut tidak membantu anda, berbicara lah dengan psikiater untuk penanganan lanjutan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Farah

bipolardepresimasalah kejiwaangangguan psikologis

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved