Nyeri saat berhubungan intim apa berhubungan dengan SLE?

AR Info Penanya: AR, Wanita
Hallo dok, saya sudah menikah, saya mempunyai riwayat sakit SLE . tgl 1 kmrin saya selesai haid, karna sudah selesai saya melakukan hubungan intim, tapi selesai Hubungan intim, keluar darah merah lagi dan nyeri saat berhubungan intim, apa penyebab nya dok? Apa itu normal? Terimakasih..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang AR,

SLE adalah penyakit yang terjadi akibat autoimun yakni daya tahan tubuh berbalik menyerang diri sendiri sehingga menimbulkan berbagai keluhan seperti nyeri sendi, bercak cokelat kemerahan di pipi seperti bentuk kupu-kupu, rambut rontok, sendi-sendi sering bengkak, dll.

Perihal keluhan Anda keluar darah setelah berhubungan seksual dan terasa nyeri bisa disebabkan oleh:

  • Iritasi serviks.
  • Polip serviks. Menyerang wanita di atas 20 tahun dan biasanya sudah melahirkan serta sering menimbulkan keputihan yang berbau menyengat dan terdeteksi saat melakukan pap smear.
  • Polip rahim. Biasanya menyerang wanita di atas usia 40 tahun dengan obesitas dan tekanan darah tinggi.
  • Mioma uteri. Perdarahan cenderung banyak dan bergumpal-gumpal.
  • Radang panggul.
  • Kista ovarium. Biasanya akan muncul keluhan nyeri haid yang berlebihan.
  • Kanker serviks, dll.

Yang perlu Anda lakukan agar keluhan nyeri berkurang adalah:

  • Minum paracetamol untuk meredakan nyerinya.
  • Berendam menggunakan air hangat.
  • Sementara waktu jangan berhubungan seksual dulu.
  • Tetap jaga kebersihan kelamin.

Bila keluhan sudah berlangsung lebih dari 3 hari, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk USG agar bisa dipastikan apa penyebabnya.

Salam sehat,

dr. Vina

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 28 hari

Siklus Menstruasi yang Normal dan Membedakannya dengan yang Tidak Normal

Mengetahui siklus menstruasi tidak cuma membantu merencanakan kehamilan, tapi juga mengantisipasi gangguan kesehatan. Siklus menstruasi normal itu seperti apa?