Apakah kecanduan game online menyebabkan autisme?

SU Info Penanya: SU, Pria, 34 Tahun
selamat malam, saya adalah mahasiswa dari Balikpapan yang sedang mengerjakan skripsi dengan judul perancangan sistem diagnosa tingkat gejala autisme pada pecandu game online (MOBA). apakah ada yang bisa memberikan bantuan mengenai sharing data-data atau mungkin ciri ciri stabilitas mental yang terganggu akibat kecenderungan gejala autisme pada orang orang yang sedang bermain game hingga kecanduan, serta apa saja tindakan yang memungkinkan untuk meringankan gejala autisnya. Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, SU.

 

Game online merupakan permainan berbasic digital yang saat ini sedang digemari tanpa mengenal usia. Namun sayangnya game online dapat memberikan dampak negatif untuk kehidupan jika sampai menyebabkan kecanduan. 

Kecanduan game online dapat mempengaruhi cara kerja otak dan organ bagian dalam otak dan pengaruhi perilaku manusia. Oleh sebab itu penggunaan game online harus dibatasi agar tidak berdampak pada masalah kesehatan yang serius.

Berikut ini merupakan ciri orang yang sudah kecanduan game online:

  1. Bermain game online tidak kenal waktu, dapat seharian bermain.
  2. Merasa gelisah jika tidak bermain game.
  3. Mudah marah jika tidak bermain game.
  4. Kehilangan minat terhadap suatu hal yang nyata didunia.
  5. Berubahnya pola tidur.
  6. Nafsu makan menurun karena sering terlupa waktu makan.

Terkait dengan pertanyaan Anda, benar adanya jika kecanduan game online dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan seseorang menjadi autisme sebab pada orang yang sudah kecanduan game online akan mengalami perubahan cara kerja otak dan mood atau suasana perasaan yang tidak dapat dikendalikan lagi oleh diri sendiri seperti gejala autisme pada umumnya. Oleh karena itu konsultasikan segera ke psikiater jika Anda sudah mengalami gejala kecanduan game online.

Untuk membantu mengatasi gejala kecanduan game online sebaiknya lakukan hal dibawah ini:

  • Mencari kesibukan untuk melupakan game online.
  • Memiliki niat dan tekad yang bulat ingin berhenti bermain game.
  • Jangan menunda jam malam untuk tidur.
  • Kurangi waktu bermain game perlahan-lahan secara bertahap.
  • Cari teman yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan dan dapat diajak bertukar pikiran.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Di internet ada banyak sekali kuis-kuis yang diklaim merupakan tes kesehatan jiwa dan dapat mendeteksi kondisi kejiwaan seseorang

Ketahui Konsekuensi Buruknya Sebelum Melakukan Tes Kesehatan Jiwa di Internet

Jangan sembarangan memercayai tes kesehatan jiwa yang banyak beredar di internet karena tes ini harus diberikan oleh seseorang yang profesional di bidangnya, seperti psikolog, psikiater, dan konselor kesehatan mental lainnya.