Minum jamu bercampur ragi saat hamil

PW Info Penanya: PW, Wanita
Dok mau tanya kemarin saya d paksa minum jamu bercampur dengan ragi 2 kali minum dan saya tes lagi pakai tespeck hasilnya tetap garis dua dan saya juga tidak mens sampai skrng?dan sudah saya hitung ini sudah 1 bulan dok?apakah janinnya masih bertahan dok?dan saya dengar bisa akibat jamu dn ragi menimbulkan janin kurang sempurna itu bagaimana dok?mohon jawaban nya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, PW

Saat ini kehamilan anda masih trimester pertama. Walaupun kondisinya masih rentan tapi semakin hari akan semakin kuat kehamilannya. Apakah tujuan dari minum jamu dan ragi tersebut? Karena kandungan jamu tersebut bisa bermacam-macam dan efeknya terhadap janin juga sulit dipastikan. Kemungkinan besar tidak akan bisa mengugurkan kandungan tapi akan mengakibatkan kecacatan pada bayi anda saat lahir. Dan bisa saja efeknya juga berbahaya untuk anda. Jangan mau dipaksa minum jamu atau apapun yang tidak anda ketahui akibatnya pada anda atau janin anda.

Tanda keguguran dan kehamilan berhenti jika anda mengalami perdarahan dan mules kontraksi yang sangat hebat. Kemudian jaringan janin  anda akan keluar seperti agar. Tes kehamilan bisa terus positif sampai beberapa minggu setelah keguguran. Risiko pada keguguran yang tidak tuntas adalah perdarahan yang terus menerus dan infeksi. 

Minta dukungan keluarga dan periksakan kondisi janin anda dengan dokter secara teratur.

7 Jenis Makanan yang Dilarang saat Hamil

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sayuran berwarna hijau kaya akan asam folat seperti brokoli sangat baik untuk ibu hamil

11 Jenis Sayuran untuk Ibu Hamil yang Paling Dianjurkan

Makanan sehat dan bergizi untuk ibu hamil sangat penting, seperti sayuran berwarna hijau yang kaya akan vitamin C, beta karoten, dan aam folat. Kandungan gizi yang baik dapat membantu perkembangan janin, meningkatan berat badan lahir yang sehat, dan mencegah risiko anemia.