Mimisan itu karena apa ya?

RA Info Penanya: RA
Slmt sore dok yg baik, sy mau tanya hari rabu malam sy mimisan terus kamis paginya sy mimisan lagi tepi tdk sampai menetes sih dok sy bersihkan dg tisu sdh hilang tapi sy tdk merasakan sakit apapun tapi udara di tempat sy tinggal memang sgt panas kira" menurut sokter sy sakit apa ya dok mohon penjelasannya wong sy ini org tdk punya dok, terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RA.

Mimisan atau dalam bahasa medis disebut epistaksis terjadi ketika pembuluh darah di hidung pecah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti misalnya benturan, paparan udara panas, atau karena penyakit tertentu.

Terkait pertanyaan Anda, perlu diketahui dulu sebelumnya apakah Anda memiliki gejala lain selain mimisan atau tidak. Jika mimisan Anda disertai dengan demam, mual, dan muntah, bisa saja itu merupakan gejala demam berdarah dengue. Jika mimisan terjadi sejak kecil, bisa saja disebabkan oleh penyakit genetik seperti hemofilia. Tetapi, jika mimisan hanya terjadi dua kali saat udara panas dan tidak ada gejala lainnya, maka kemungkinan memang itu pemicunya.

Sebaiknya lakukan hal berikut jika Anda mengalami mimisan:

  • Duduk dengan kepala agak mendongak
  • Kompres batang hidung dengan handuk berisi es batu
  • Jepit hidung Anda dengan dua jari selama sepuluh menit
  • Evaluasi apakah mimisan sudah berhenti. Jika belum, lakukan ulang hal ini.

Jika mimisan sangat deras, atau tidak berhenti dalam tiga puluh menit, atau disertai dengan gejala yang telah disebutkan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis penyakit dalam untuk mengetahui penyebab mimisan Anda secara pasti, ya. Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

DBD ternyata lebih rentan terjadi pada lansia

Demam Berdarah Dengue, Penyakit yang Harus Diwaspadai oleh Lansia

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. DBD ternyata lebih rentan terjadi pada lansia. Hal ini disebabkan efek penuaan memberikan dampak negatif pada sistem kekebalan tubuh lansia. Selain itu, diabetes juga mempermudah lansia terkena DBD.