MERS dan SARS, apakah sama dengan corona?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Hi dokter, apakah corona sama dengan MERS dan SARS?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, FF.

'Corona' adalah masalah kesehatan yang saat ini sedang menjadi pembicaraan hangat di berbagai negara dunia. Nah, perlu diluruskan, sebetulnya, Coronavirus adalah jenis virus, sedangkan nama penyakit yang sedang menjadi tren saat ini disebut dengan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).

MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) juga disebabkan oleh golongan Coronavirus, sama seperti COVID-19. MERS muncul di Arab pada tahun 2012, dan SARS di Cina sepuluh tahun sebelumnya yaitu tahun 2002.

Berikut adalah hal-hal yang sama dari ketiga penyakit tersebut:

  • Memiliki gejala pernapasan; seperti batuk, sesak napas, pilek, yang disertai dengan demam. 
  • Disebarkan secara zoonosis, yaitu melalui transmisi hewan. SARS berasal dari luwak, MERS dari unta, dan COVID-19 dari kelelawar.
  • Menular melalui percikan dahak atau bersin penderita, atau kontak fisik dengan benda yang terpercik, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut sendiri.
  • Mampu membuat penderita memiliki komplikasi pernapasan, seperti pneumonia, bahkan gagal napas. MERS adalah yang terparah, karena bisa menyebabkan gagal ginjal juga.

Namun, MERS, SARS, dan COVID-19 juga memiliki perbedaan, yaitu:

  • COVID-19 menyebar lebih cepat daripada MERS dan SARS
  • MERS dan SARS memiliki gejala pencernaan seperti mual, muntah, atau diare; sedangkan pada COVID-19 masih diteliti apakah bisa menyebabkan gejala pencernaan juga.
  • Masa inkubasi SARS dan COVID-19 adalah 1-14 hari dengan rata-rata 5 hari. Sedangkan masa inkubasi MERS adalah 2-14 hari dengan rata-rata 5-6 hari.
  • Tingkat kematian MERS 37%, SARS 10%, dan COVID-19 pada hari ini (24 Maret 2020 pukul 13.30 GMT+7) adalah 4,38%. Data ini adalah data seluruh dunia, bukan Indonesia atau satu negara saja.
  • MERS dan SARS menunjukan perbaikan dengan pemberian obat antivirus seperti lopinavir, ritonavir, dan remdesivir; sedangkan COVID-19 masih diteliti lebih lanjut.

Jangan lupa sering mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir. Langsung mandi dan keramas jika pulang bepergian, dan jangan menyentuh bagian muka dengan tangan kotor. Gunakan masker apabila sakit, dan selalu lakukan pola hidup sehat, ya.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke beberapa negara atau benua

COVID-19 Ditetapkan Sebagai Pandemi, Apa Artinya?

Pada 11 Maret 2020, WHO menetapkan penyakit COVID-19 sebagai suatu pandemi. Akan tetapi, belum banyak orang yang mengetahui apa itu pandemi?