Merasakan nyeri di dada dan sangat pelupa

YI Info Penanya: YI, Wanita, 17 Tahun
sering merasakan nyeri didada sebelah kanan maupun kiri, bgian pyudara dan ketiak saya juga sering ngentak, saya sangat pelupa pada hal2 yg baru saja terjadi bahkan sering melupakan jalan meskipun sudah melewatinya beberapa kali, dan sering kekurangan fokus ketika seseorang menyuruh saya melakukan sesuatu. Namun yg aneh otak saya selalu menyerap pada pelajaran disekolah? Jdi apa yg sbenarnya terjadi pada tubuh saya? Mhon jawabannya dan terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang YI,

Keluhan yang dialami dapat timbul baik karena persoalan fisik ataupun permasalahan psikis dimana keduanya bisa saling berpengaruh. Rasa nyeri di dada dan bagian payudara bisa disebabkan oleh masalah otot yang tegang, penyakit asam lambung, adanya benturan atau trauma, ataupun permasalahaan pada organ pernapasan atau jantung. Sedangkan sering lupa dan kurang fokus dapat ditimbulkan karena kondisi psikis seperti stres, cemas, tertekan dan lainnya.

Kedua permasalahan ini bisa timbul karena pola hidup yang kurang baik. Kurang istirahat, kurang tidur, mengalami stres, pola makan yang kurang baik, sering melewatkan waktu makan, kurang asupan cairan, nutrisi yang tidak terpenuhi dapat menjadi penyebabnya. Untuk itu perlu melakukan perubahan gaya hidup agar dapat lebih sehat.

Cukupi kebutuhan istirahat dan tidur, hindari begadang, makan-makanan bernutrisi dengan pola makan yang baik, aktif dan rutin berolahraga, kelola stres dan juga dapat berbagi cerita pada orang yang dipercaya atau orang terdekat untuk membantu melegakan perasaan dan mengatasi masalah yang dialami. Ceritakan juga hal ini pada orang tua agar diantar memeriksakan diri pada dokter jika keluhan masih timbul. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kekerasan pada anak dan sindrom Munchausen, merupakan siklus berbahaya yang bisa terus berulang

Sindrom Munchausen dan Hubungannya dengan Kekerasan pada Anak

Sindrom Munchausen adalah gangguan psikologis akibat perilaku kekerasan pada anak. Sindrom Munchausen membuat penderitanya pura-pura sakit untuk mendapatkan perhatian. Kondisi ini bisa dipicu oleh pengalaman kekerasan selama kanak-kanak.