Sperma dikeluarkan di dalam dan diluar, manakah peluang yang lebih besar membuahi ?

M Info Penanya: M, Wanita, 29 Tahun
Dok saya mau tanyaa lagii dok setelahh sayaa berhubungan 3x dengan hari yg berbeda tetapi keluarin Di luarr Dan haid selama 3x, tetapii setelah selesai haid Hari bertama saya berhubungan kembalii dan sperma Di keluarkan didalam kemungkinan apakah saya hamill Dan sperma mana yg masuk dok apakah yg 3x sayaa berhubungan tetapi keluarin Di luar apaa setalah saya haid keluarin Di dalam.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, M.

Sperma berarti benih dalam bahasa yunani. Sperma dihasilkan oleh alat reproduksi pria dan merupakan cikal bakal terbentukanya zigot atau bakal janin. Untuk pemebentukan bakal janin tersebut sperma perlu untuk bertemu dengan sel telur yang dihasilkan oleh alat reproduksi wanita. Sperma sendiri, umumnya akan dapat hidup dalam tubuh wanita selama dua hingga lima hari pasca masuk melalui hubungan seksual yang normal.

Mengenai pertanyaan Anda tentang kemungkinan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi tentunya ada. Bahkan dengan menggunakan alat kontrasepsi sekalipun pelung kehamilan masih tetap ada karena alat kontrasepsi pun tidak dapat mencegah kehamilan sepenuhnya.

Begitu pula tentang metode pengeluaran sperma dan masa subur. Pengeluaran sperma atau yang disebut dengan ejakulasi, dapat dikeluarkan di dalam alat repdoduksi wanita maupun diluar atau yang dikenal dengan coitus interuptus. Kendati peluang kehamilan akan lebih besar pada ejakulasi yang dilakukan di dalam, namun ejakulasi yang dilakukan diluar tidak dapat sepenuhnya mencegah kehamilan karena sperma masih dapat terkandung di dalam cairan pra-ejalukasi yang dapat keluar tanda disadari dan tidak dapat dikendalikan sebelum terjadinya ejakulasi.

Sedangkan megenai masa subur, wanita akan berpeluang mengalami kehamilan lebih besar saat masa subur namun tidak berarti diluar masa tersebut tidak dapat hamil. Kehamilan masih bisa terjadi kendati peluangnya kecil.

Maka kesimpulannya untuk pertanyaan Anda, tidak dapat dipastikan apakah terjadi kehamilan atau tidak tanpa adanya keterlambatan haid dan pemeriksaan kehamilan. Serta tidak pula dapat dipastikan sperma dari hubungan mana yang berhasil membuahi sel telur jika benar telah terjadi kehamilan, karena jumlah sperma saat keluar itu sangat banyak dan akan sangat sulit untuk dilacak dengan pasti.

Salam sehat, 

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Skincare yang aman untuk ibu hamil

Mengenal Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

Skincare yang aman untuk ibu hamil penting untuk Anda ketahui. Sebab, ibu hamil yang salah menggunakan produk perawatan kecantikan dapat berisiko membahayakan kehamilan Anda.