12 Jul 2020, 12:20Kandungan

Telat haid tapi tidak hamil, lalu kenapa?

SE
Info Penanya: SE0
Ijin bertanya dokter,, saya wanita usia 40 thun, bulan ini saya masih menunggu menstruasi dok. Saya telat haid sudah 17 hari dok, sudah saya cek dengan test kehamilan berbagai merk utk membandingkan hasilnya tetap negatif, sedangkan tidak ada perasaan tanda kehamilan yang saya rasakan. Apakah yang kemungkinan terjadi pada tubuh saya ya dok, dan mohin saran dari dokter untuk langkah saya selanjutnya, terima kasih
7767 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat pagi, SER.Haid atau menstruasi adalah proses alamiah yang terjadi pada wanita usia subur, dimana mekanismenya dipengaruhi oleh sistem hormon tubuh. Apabila ada gangguan pada satu atau lebih hormon, maka siklus haid akan terganggu, bisa memanjang, memendek, atau menjadi tidak teratur.

Penyebab Terlambat Haid

Memang benar bahwa kehamilan adalah salah satu penyebab haid terganggu, karena saat hamil ada hormon tubuh yang berubah. Tetapi sebenarnya, banyak sekali kondisi yang juga dapat memicu perubahan hormon yang juga akan mengganggu siklus haid normal, di antaranya:
  • Penggunaan kontrasepsi hormonal seperti pil, implan, atau suntik
  • Penggunaan obat golongan tertentu, misalnya kortikosteroid
  • Pola hidup yang tidak sehat, seperti sering begadang atau rutin mengonsumsi junk food
  • Stres psikologis yang berlebihan
  • Kelelahan fisik
  • Perubahan berat badan (naik ataupun turun) secara drastis, dalam waktu singkat
  • Gangguan rahim seperti sindrom ovari polikistik
  • Penyakit lainnya seperti hipotiroid
  • Dan lain-lain
Selain penyebab di atas, pada usia 40 tahun, ada juga kemungkinan terjadinya menopause dini, dimana haid memang berhenti dan tidak akan dialami lagi sepanjang usia. Tetapi, menurut sebuah studi, hanya 1 dari 100 wanita yang akan mengalami hal tersebut. Biasanya, menopause akan dialami pada usia 45-55 tahun, dengan rata-rata 51 tahun.Oleh karena itu, untuk saat ini, coba seimbangkan kembali sistem hormon tubuh Anda dengan melakukan pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi, perbanyaklah sayur dan buah. Selain itu, konsumsi juga protein yang cukup, misalnya dari ayam atau tempe. Jangan lupa untuk rutin minum air putih, ya. Imbangi juga pola makan dengan aktif bergerak atau berolahraga. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Nantinya, akan dilakukan pemeriksaan seperti USG atau laboratorium yang dibutuhkan. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
menopausehaidgangguan menstruasi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil