Bagaimana cara menghitung masa subur?

DA Info Penanya: DA, Wanita, 18 Tahun
Hai dok saya mau bertanya Saya haid bulan lalu tanggal 25-30 Maret,pada bulan ini 29 April-4 Mei,,itu kira" masa pra subur saya tanggal berapa??Dan jika saya mau melakukan hubungan intim agar tidak terjadi kehamilan apakah bisa?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, DA.

Masa subur adalah rentang waktu ketika sel telur dilepaskan dari ovarium ke tuba falopii dan siap untuk dibuahi. Pada pasangan yang menginginkan kehamilan, berhubungan seksual paling baik dilakukan saat masa subur. Sebaliknya, pada mereka yang ingin menunda, sebaiknya tidak berhubungan saat masa subur.

Terkait kondisi yang Anda sampaikan, siklus haid Anda adalah 35 hari. Dengan asumsi siklus haid Anda teratur, maka ovulasi (puncak masa subur) Anda akan jatuh pada hari ke-21, yaitu 14 hari sebelum haid selanjutnya. Masa subur dimulai dari sekitar 5 hari sebelum ovulasi, yaitu mulai dari hari 15 sampai 20. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masa subur Anda selanjutnya akan dimulai tanggal 13-19 Mei 2020.

Apabila Anda ingin menghindari kehamilan, metode kalender akan efektif apabila haid Anda teratur. Jika siklus haid Anda tidak teratur, maka cara menghitung masa subur seperti di atas tidak bisa dilakukan. Pun, ada sperma yang kuat dan dapat bertahan sampai lima hari di dalam rahim. 

Oleh karena itu, Anda dapat mempertimbangkan metode kontrasepsi lainnya untuk menunda kehamilan yang memiliki efektivitas lebih tinggi. Misalnya dengan kondom, pil, IUD, atau implan. Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk informasi lebih lanjut.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Baik pria dan wanita, termasuk ibu hamil, sama-sama bisa mendapatkan manfaat onani

Tak Perlu Malu, Ini Manfaat Onani untuk Kualitas Hidup Anda

Onani atau masturbasi adalah aktivitas seksual yang sering dianggap tabu untuk dibicarakan. Secara medis, onani bermanfaat meningkatkan produksi berbagai hormon baik, menurunkan level stres, meningkatkan kualitas tidur dan mengikis nyeri pada ibu hamil. Manfaat onani terasa apabila tidak dilakukan berlebihan.