Menstruasi berkepanjangan dan selalu keguguran.

DY Info Penanya: DY
Ass. Dokter saya mau tanya Saya ibu rumah tangga sudah 4 tahun menikah tapi belum kunjung mendapatkan momongan karena saya tiap hamil selalu keguguran dan mengalami menstruasi waktu yang panjang.bagaimana dok apa yg harus saya lakukan. Trim's
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang DY,

Durasi haid yang melebihi jangka waktu 2-7 hari tentunya sudah tidak normal, baik disebabkan faktor ketidakseimbangan hormon akibat stres, kelelahan, atau adanya gangguan pada organ reproduksi seperti fibroid rahim, adenomiosis, perdarahan uterus disfungsional, dll.

Perihal seringnya keguguran bisa disebabkan gangguan di janinnya, atau  masalah di rahimnya. Sebaiknya usahakan periksa secara teratur ke dokter kandungan selama kehamilan, perbanyak istirahat, hindari berhubungan seksual terutama untuk 3 bulan pertama kehamilan, perbanyak makan sayur dan buah, dan jangan stres. Selain itu beri jarak antara keguguran dan kehamilan kembali minimal 6 bulan, untuk memulihkan kondisi rahim. Hindari keinginan segera hamil setelah keguguran, agar mengurangi risiko terjadinya keguguran berulang.

Persiapkan kehamilan harus dilakukan oleh Anda dan pasangan dengan cara :

  1. Konsumsi asam folat, omega 3 secara teratur.
  2. Perbanyak makan sayur, bukan, ikan dan daging.
  3. Batasi gorengan.
  4. Hindari merokok, minuman soda, dan alkohol.
  5. Untuk suami perbanyak makan kerang, asam folat, zinc (kacang-kacangan, gandum, susu) untuk meningkatkan kualitas sperma.
  6. Usahakan berat badan ideal, hindari terlalu gemuk atau terlalu kurus.
  7. Hindari stres.

Anda juga perlu melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan, serta suami ke dokter andrologi untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gawat janin mengindikasikan bahwa bayi dalam kandungan Anda tidak sehat

Waspada! Gawat Janin akibat Gangguan Peredaran Darah

Waspada kondisi gawat janin dapat berisiko bagi kehamilan dan dapat mempersulit persalinan. Dalam kondisi gawat janin, bayi tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup sehingga menyebabkan bayi kekurangan oksigen. Gawat janin menjadi indikasi bahwa janin dalam kandungan Anda tidak sehat dan mempengaruhi detak jantung janin yang tidak normal.