Mengonsumsi sabu-sabu

RR Info Penanya: RR, Pria, 25 Tahun
Selmat pagi dok .ijin bertanya dok .beberapa hari kemarin say mengkonsumsi sabu sabu karena terpengaruh oleh paksaan teman .tapi saya tidak mengkonsumsinya dalam dosis yang banyak ,dan tidak juga sering mungkin dalam 1 minggu sekali dgn jumlah yang sedikit.bagaimana menurut dokter mengenai hal tersebut ? Berapa lama kandungan zat tersebut akan bertahan pada darah dan urin saya dok sedangkan beberapa hari kedepan saya dijadwalkan untuk medical check up di perusahaan saya bekerja .dan bagaimana kah kiat kiat atau cara untuk meneteralisir dan membersihkan tubuh saya dari zat tersebut dengan waktu yang singkat? Mohon petunjuk dan arahanya dok .terima kasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang RR,

Sabu-sabu merupakan salah satu obat atau zat terlarang yang diatur dalam undang-undang RI nomer 5 tahun 1997 sebagai zat atau obat yang termasuk pada psikotropika atau obat/zat yang berkhasiat psikoaktif dan bisa berpengaruh pada susunan saraf pusat yang berakibat adanya perubhan pada aktivitas mental dan perilaku.

Jika mencoba atau mengonsumsi rutin bisa menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan seperti kerusakan otak, masalah jantung, masalah gigi dan mulut serta juga berpengaruh secara psikis yang bisa menimbulkan paranoid, rasa cemas, halusinasi, linglung, gangguan perasaan sampai depresi. Selain itu jika menggunakan cara suntik yang tidak steril juga bisa berisiko menimbulkan penyebaran hepatitis dan HIV.

Lama zat tersebut dalam tubuh sendiri bervariasi bisa dalam darah bertahan 1-2 hari, di urine bisa 1-4 hari, di air liur bisa bertahan sampai 1 minggu dan juga bisa bertahan di rambut hingga berbulan-bulan terutama jika sudah mengonsumsi lama atau dengan dosis tertentu. Untuk itu karena selain dapat bermasalah secara kesehatan dan juga hukum maka perlu segera menghentikan kebiasaan mengonsumsi zat terlarang tersebut. Lakukan pemeriksaan dan konsultasi pada dokter spesialis kejiwaan agar dilakukan langkah penanganan agar bisa terlepas dari jerat narkotika tersebut dan dilakukan rehabilitasi sebelum terlambat. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Dengan berkumpul bersama teman-teman dekat, Anda bisa menghindari post-holiday blues.

Post-Holiday Blues Saat Liburan Selesai, Begini Cara Mengatasinya

Post-holiday blues rentan dirasakan orang-orang setelah berlibur. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satu cara mengatasinya adalah melakukan me time.