Menggunakan kontak lens, berbahaya kah?

A Info Penanya: A, Pria
Kalau menggunakan soflent itu bahaya tidak dok bagi mata?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang A. 

Saya akan membantu menjawab pertanyaan Anda. 

Penggunaan kontak lensa sebenarnya memiliki efek terapeutik sebagai pengganti kacamata pada penderita rabun jauh dan juga silinder. Penggunaan kontak lens juga lebih praktis dibandingkan kacamata. Selain itu kontak lens juga tersedia dalam banyak variasi warna sehingga bisa menambah penampilan. 

Namun, penggunaan kontak lens memiliki resiko dan efek samping apabila penggunaannya tidak aman atau salah. Beberapa efek samping kontak lens yaitu iritasi mata, mata kering, keratitis / peradangan pada kornea, ulkus kornea / luka pada kornea, konjungtivitis, hingga penurunan tajam penglihatan menetap jika kondisi ulkus korena tidak tertangani.

Kebanyakan kesalahan dalam penggunaan kontak lens antara lain

1. Lupa melepas kontak lens saat akan tidur

2. Tidak membasahi mata secara berkala dengan tetes mata "air mata buatan" 

3. Tidak menjaga kebersihan saat memasang, melepas, atau memegang kontak lens. 

4. Terlalu lama memakai kontak lens

Beberapa tips yang harus diperhatikan saat memakai kontak lens yaitu:

  • Pastikan anda mengetahui jenis kontak lens yang anda gunakan, seperti hard lens, atau soft lens, dan pastikan anda tahu kadarluarsa kontak lens tersebut. 
  • Cuci tangan sebelum melepas, memakaikan, dan memegang kontak lens
  • Jangan lupa untuk melepas kontak lens saat akan tidur dan berenang
  • Pastikan kontak lens dan tempat penyimpanan kontak lens selalu bersih
  • Jangan gunakan cairan kontak lens yang sudah digunakan
  • Perhatikan masa pakai kontak lens
  • Gunakan tetes mata berisi "air mata buatan" untuk mengurangi mata kering dan iritasi mata

Semoga bermanfaat. 

Salam sehat. 

dr. Sandy

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Dengan pemeriksaan dini, Anda dapat mengetahui gangguan kesehatan glaukoma yang mengancam

Ketahui Penyebab Glaukoma, Penyakit Mata yang Menyerang Lansia

Glaukoma adalah penyakit mata yang menyebabkan kebutaan dan merusak saraf mata pada lansia. Kebutaan akibat Glaukoma ini bersifat permanen. Faktor risiko glaukoma dapat meningkat pada penderita diabetes, penyakit jantung, darah tinggi, riwayat operasi mata, hingga riwayat keluarga dengan glaukoma.