logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Gigi & Mulut

Bagaimana mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi?

19 Apr 2021, 09:58

JN

Info Penanya: JN

Hallo dok,dulu smp sewaktu tidur saya sering menggertak gigi dan itu mmang hal yang wajar.Tetapi stlh memasuki sma Saya menjadi sering menggertak gigi dn tidak hanya waktu tidur saja ketika saya cemas,marah,sedih saya akan menggertak gigi dan setelah beberapa menit saya sadar bahwa saya menggertak gigi saya,saya sudah mencoba merubah kebiasaan ini tapi sampai sekarang belum bisa dok. Prnh bbrpa hri sya menggertak gigi smpai gigi sya sensitif dan rahang saya sakit itu wktu kls 10 skrng kls12.trim

Dilihat 469

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Farahdissa

Selamat siang JN

Terima kasih atas pertanyaannya.

Menggeretakkan gigi atau dikenal dengan istilan bruxism merupakan suatu kebiasaan tanpa disadari baik dalam keadaan sadar ataupun saat tidur.  Menggeretakkan gigi dapat menimbulkan keluhan ketika kebiasaan ini dilakukan terlalu sering sehingga timbul kelainan pada rahang, sakit kepala, kerusakan pada gigi dan gangguan tidur. 

Penyebab timbulnya kebiasaan menggeretakkan gigi :

  • Faktor psikologis contohnya stres, cemas berlebihan, emosi, ketika sedang berkonsentrasi.
  • Usia muda lebih sering mengalami kondisi ini.
  • Kepribadian yang hiperaktif, ambisius, dan kompetitif.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Riwayat keluarga dengan kebiasaan yang sama.
  • Riwayat GERD, epilepsy, gangguan tidur, dan ADHD.

Kebiasaan menggeretakkan gigi memang bukanlah kebiasaan yang baik karena dapat menganggu kesehatan baik gigi maupun tubuh lainnya.  Sehingga diperlukan pemeriksaan ke dokter gigi guna memastikan apakah sudah ada gangguan di gigi sehingga dapat ditangani dengan tepat.  Ketika tidak ada masalah dengan gigi, dokter mungkin akan merujuk ke psikiater jika kebiasaan anda ini diakibatkan faktor psikologis. 

Tindakan awal untuk mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi :

  • Mengelola stres dan cemas. Dapat mencoba rileksasi dan meditasi.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Hindari makanan yang tinggi gula, pedas, asam, keras, MSG, pemanis buatan, serta berkafein.
  • Buat suasana kamar nyaman, hindari memikirkan yang tidak penting sebelum tidur, serta menjauhi barang elektronik dari jangkauan saat akan tidur membantu untuk mendapatkan tidur yang berkualitas sehingga mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi.
  • Rutin periksa dokter gigi.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Farah

kesehatan gigigerdbruxismdislokasi rahanggangguan psikologis

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved