19 Apr 2021, 09:58Gigi & Mulut

Bagaimana mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi?

JN
Info Penanya: JN0
Hallo dok,dulu smp sewaktu tidur saya sering menggertak gigi dan itu mmang hal yang wajar.Tetapi stlh memasuki sma Saya menjadi sering menggertak gigi dn tidak hanya waktu tidur saja ketika saya cemas,marah,sedih saya akan menggertak gigi dan setelah beberapa menit saya sadar bahwa saya menggertak gigi saya,saya sudah mencoba merubah kebiasaan ini tapi sampai sekarang belum bisa dok. Prnh bbrpa hri sya menggertak gigi smpai gigi sya sensitif dan rahang saya sakit itu wktu kls 10 skrng kls12.trim
88 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang JNTerima kasih atas pertanyaannya.Menggeretakkan gigi atau dikenal dengan istilan bruxism merupakan suatu kebiasaan tanpa disadari baik dalam keadaan sadar ataupun saat tidur.  Menggeretakkan gigi dapat menimbulkan keluhan ketika kebiasaan ini dilakukan terlalu sering sehingga timbul kelainan pada rahang, sakit kepala, kerusakan pada gigi dan gangguan tidur. 

Penyebab timbulnya kebiasaan menggeretakkan gigi :

  • Faktor psikologis contohnya stres, cemas berlebihan, emosi, ketika sedang berkonsentrasi.
  • Usia muda lebih sering mengalami kondisi ini.
  • Kepribadian yang hiperaktif, ambisius, dan kompetitif.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Riwayat keluarga dengan kebiasaan yang sama.
  • Riwayat GERD, epilepsy, gangguan tidur, dan ADHD.
Kebiasaan menggeretakkan gigi memang bukanlah kebiasaan yang baik karena dapat menganggu kesehatan baik gigi maupun tubuh lainnya.  Sehingga diperlukan pemeriksaan ke dokter gigi guna memastikan apakah sudah ada gangguan di gigi sehingga dapat ditangani dengan tepat.  Ketika tidak ada masalah dengan gigi, dokter mungkin akan merujuk ke psikiater jika kebiasaan anda ini diakibatkan faktor psikologis. 

Tindakan awal untuk mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi :

  • Mengelola stres dan cemas. Dapat mencoba rileksasi dan meditasi.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Hindari makanan yang tinggi gula, pedas, asam, keras, MSG, pemanis buatan, serta berkafein.
  • Buat suasana kamar nyaman, hindari memikirkan yang tidak penting sebelum tidur, serta menjauhi barang elektronik dari jangkauan saat akan tidur membantu untuk mendapatkan tidur yang berkualitas sehingga mengurangi kebiasaan menggeretakkan gigi.
  • Rutin periksa dokter gigi.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
kesehatan gigigerdbruxismdislokasi rahanggangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil