Mengetahui Masa-Masa Kesuburan

W Info Penanya: W, Wanita, 32 Tahun
Salam sehat dokter, saya ingin bertanya seputar kandungan, saya sudah memiliki anak yang berusia enam tahun, tetapi saya dan suami saya belum dikaruniakan anak kedua. Karena pekerjaan kami, saya dan suami saya selalu pulang malam-malam, apakah hal tersebut berpengaruh? dan bagaimana cara menghitung masa kesuburan? Selain itu, pada usia saya sudah 33 tahun, apakah tidak masalah jika saya mengandung? Serta, apa saya perlu mengonsumsi vitamin tertentu? Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu W,

Yang dimaksud dengan Masa Subur adalah suatu masa pada siklus menstruasi wanita, dimana Indung Telur (Ovarium) melepaskan Sel Telur  (ovum) yang telah matang ke Saluran Indung Telur (Tuba Falopii) dan siap untuk dibuahi oleh sperma.

Dalam sebulan Sel Telur dilepaskan sebanyak 1 buah, bisa dari Ovarium kiri atau ovarium kanan, dan dapat bertahan selama 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan. Sedangkan Sperma dapat bertahan didalam rahim selama 3x 24 jam setelah penetrasi penis.

Cara mudah untuk menghitung masa subur pada Wanita adalah sebagai berikut :

 

  • Untuk Wanita dengan siklus Menstruasi yang teratur.

 

Masa subur atau ovulasi muncul pada pertengahan siklus menstruasi, yaitu pada hari ke-14 jika siklus mens  28 hari. Jika siklus mens tidak persis 28 hari, maka masa subur itu akan datang pada 14 hari sebelum perkiraan mens yang akan datang. Hal ini dikarenakan Fase Sekresi siklus haid wanita (masa antara masa subur dan mens berikutnya) tidak pernah berubah, yaitu 14 hari.


Jika menginginkan terjadinya kehamilan, hubungan sex dapat dilakukan 2 hari sebelum ovulasi sampai dengan 1 hari setelah ovulasi. Lakukan hubungan sex dengan waktu selang sehari dalam periode masa subur tsb, jangan setiap hari.

Contoh : Jika mens tiap bulan datang tiap tgl 20, maka perkiraan mens berikutnya akan jatuh pada tanggal 20 pada bulan berikutnya. Maka jika dikurangi 14 jadi : 20 -14 = 6. Jadi masa subur  datang tiap tanggal 6. Lakukan hubungan sex pada masa 1 hari sebelum tanggal 6 dan 2 hari sesudah tanggal 6 yaitu dari tanggal 5 sampai 8.

 

  • Untuk Wanita dengan siklus Menstruasi yang tidak teratur.

 

  • Menggunakan Metode Kalender yang dikenal dengan nama Metode Kalender Ogino – Knaus.

 

 

Langkah perhitungan adalah sebagai berikut :

  • Catat data mens selama 6 sampai 12 bulan terakhir.
  • Kurangi 18 hari dari siklus mens tersingkat untuk menentukan awal masa suburnya.
  • Kurangi 18 hari dari siklus mens terpanjang untuk menentukan akhir masa subur.

    Contoh :  Misal selama 6 sampai 12 bulan terakhir, ternyata siklus terpanjang adalah 31 hari dan siklus terpendek 26 hari.
    Maka, 31 – 11 = 20 dan 26 – 18 = 8. Jadi, perkiraan masa subur berlangsung dari hari ke 8 sampai hari ke 20.

    Jika siklusnya teratur, masa subur berlangsung 14+/- 1 hari mens berikutnya artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal mens yang akan datang.

Metode Kalender dengan Menghitung Masa Subur dan Prasubur

  • Masa subur = hari terakhir mens +13 hari
  • Masa pra subur = masa subur – 3 dan masa subur + 3
    Contoh : Misal hari terakhir mens tanggal 10, maka tanggal masa subur adalah 23. Masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.

 

  • Metode Kalender Tabel :

 

Contoh :

Awal menstruasi bulan lalu: 1 Januari
Awal menstruasi bulan ini: 3 Februari
Siklus menstruasi: 33 hari
Ovulasi: 22 Februari (19 hari sejak awal menstruasi bulan ini)
Masa subur: 21-23 Februari (sehari sebelum hingga sehari setelah ovulasi)

Mungkin kelelahan fisik dan aktifitas yang padat bisa saja merupakan salah satu penghambat, sehingga sampai saat ini Ibu belum bisa hamil. Sebaiknya ambil waktu untuk berlibur dan beristirahat sejenak kemudian ditambah dengan konsumsi Vitamin E untuk Ibu dan suami. Vitamin E baik untuk pematangan sperma dan sel telur.

Saran kami sebaiknya Ibu dan suami,  segera mengunjungi Dokter Spesialis Kebidanan dan kandungan terdekat untuk melakukan konsultasi lebih lanjut.

Salam Sehat