Mengenal demensia atau pikun ....penyakit yang menghantui para lansia

NA Info Penanya: NA
salam sejahtera dok, saya mau tanya..adiknya nenek saya (perempuan) berumur 71thn, kejadian dimasa lalu msh banyak yg diingat, tp kejadian yg baru aja terjadi, bbrapa jam yg lalu, sering lupa..saat nginap dirumah saya selalu nanya "ini lagi dimana ya?"ada solusinya gk y dok?terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi Ibu NA,

Kondisi yang dialami oleh adik nenek Anda dikenal dengan istilah pikun atau bahasa kedokterannya demensia. Lupa adalah ketidakmampuan otak membentuk memori baru atau tidak mampu mengambil memori yang sudah ada di gudang penyimpanan.

Berdasarkan sifatnya memori sendiri dibagi menjadi memori jangka pendek atau memori akan hal-hal yang baru terjadi atau sesuatu yang baru dipelajari misalnya hafalan pasa undang-undang untuk ujian teori, memori jangka panjang eksplisit misalknya kenangan rumah tempat tinggal masa kanak-kanak, nama dan wajah keluarga dekat, dan memori jangka panjang implisit misalnya kebiasaan menggunakan pisau cukur untuk bercukur yang otomatis atau keseimbangan dan kemampuan mengayuh sepeda.

Adik nenek mengalami tahap kepikunan yang wajar dimana kesulitan terjadi untuk membentuk ingatan baru atau mempelajari hal baru misalnya diajari cara pake hp atau nama tempat menginap atau nama makanan baru, sementara memori jangka panjang yang tersimpan rapi masih utuh dan untungnya juga adik nenek tidak ada masalah gangguan perilaku seperti mengompol karena lupa di mana kamar mandi (memori jangka panjang).

Pertama-tama sebelum mencari solusi atau pengobatan coba pikirkan kemungkinan penyebab demensia pada pasien ini, sebabnya antara lain:

  1. Gangguan otak akut karena anemia kurang darah, sedang demam, sedang kehilangan natrium atau garam, sedang tinggi gula darah atau rendah gula darah, dll. Cirinya selain memori juga pasien tampak sakit dan lemah letih lesu, emosi berubah mendadak
  2. Proses menua atau kehilangan sel otak sedikit-sedikit. Cirinya pasien tampak sehat dan aktivitas kuat, emosi wajar, ingatan masa lampau ada tapi bila diajari hal baru mudah lupa.
  3. Demensia vaskular. Lazimnya disebut akibat stroke, ada sebagian sel otak yang mati sehingga hilang juga memori bersamaan dengan gejala lain seperti tremor atau kekakuan, jalan pincang, bicara kelu, kesemutan, dll
  4. Demensia alzheimer. Merupakan kematian sel otak dalam jumlah luas, diduga karena ada keracunan oleh bahan sisa metabolisme badan sendiri, cirinya ialah kehilangan memori dan kekuatan masif sampai harus dibantu mandi dan jalan dan lain lain

Ada hal-hal juga yang menimbulkan demensia sebagai berikut:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Gangguan tidur
  • Infeksi pada tubuh
  • Intoksikasi oleh obat-obatan atau alkohol atau rokok

Diagnosis demensia dilakukan dengan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya yang meliputi pemeriksaan tanda vital tekanan darah dan suhu, pemeriksaan saraf, pemeriksaan kuesioner MMSE, dan tes fungsi luhur seperti menggambar jam dan mengingat 8 angka. Lalu diperiksa juga darah untuk mengetahui penyebab metabolik hormon dan infeksi dari kepikunan dan terakhir jika perlu CT Scan atau MRI otak jika dicurigai ada perubahan bentuk dan komposisi otak seperti stroke, tumor otak, dll.

JAdi sebaiknya diperiksakan ke dokter spesialis sarafdi RS atau dokter umum dulu untuk dicari penyebabnya.

Berikut tips memelihara fungsi memori dan mencegah kerusakan otak yang dapat dilakukan di rumah:

  1. Membatasi konsumsi gula dan garam dan lemak
  2. Banyak konsumsi vitamin dan mineral yang meliputi vitamin A, C, E, folat, contoh bahan makanan sumber ialah brokoli, jamur, tomat, susu, buah stroberi dan alpukat
  3. Makan makanan antiradang untuk meremajakan otak macanya ialah teh hijau, olahan kedelai seperti tempe dan tahu dan susu kacang, dan omega 3 dari ikan salmon dan tuna.
  4. Selalu melatih otak dengan bersosialisasi dan bertukar informasi dengan orang lain, mempelajari hal baru misal membaca buku atau mengerjakan suatu ketrampilan atau kesenian.

Salam sehat, 

dr. Andry Yoshua

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Alzheimer adalah sebuah penyakit pada otak yang secara perlahan dan bertahap merusak fungsi memori

Apakah Alzheimer Adalah Demensia?

Alzheimer adalah salah satu penyakit yang mempengaruhi fungsi otak dan memiliki gejala yang serupa dengan demensia. Perbedaan antara penyakit Alzheimer dan demensia dilihat dari penyebab dan gejalanya. Demensia adalah payung besar yang di bawahnya terdapat penyakit Alzheimer.