Mengenal defisiensi testosteron pada pria

TK Info Penanya: TK
Dokter saya ingin bertanya,apakah saya ini pria tidak normal dan apakah mandul? Umur saya 33 thn tidak berkumis diatas maupun dibawah maksudnya disekitar penis.dan penis kecil tak wajar seperti layaknya pria.suara seperti wanita dan kalau ejakulasi sperma tidak keluar.keluar pun cuma beberapa tetes dan bening.tolong dok..apa saya masih bisa mempunyai keturunan,terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, TK.

Terkait dengan keluhan anda kemungkinan terjadi gangguan hormon. Testosteron merupakan hormon seks yang penting untuk perkembangan alat reproduksi dan fungsi seksual sejak dalam kandungan, pubertas, sampai usia tua.

Keluhan dan gejala kekurangan testosteron, bila kekurangan testosteron terjadi sebelum pubertas :
1. Testis dan prostat kecil
2. Rambut pubis dan ketiak, jarang atau tidak ada.
3. Panjang lengan dan tungkai tidak proporsional (penutupan epifiseal terlambat )
4. Pengurangan massa otot
5. Suara pitch tinggi yang menetap
6. Pembesaran payudara
7. Proses spermatogenesis/pembentukan sperma terganggu

Penyebab kekurangan testosteron, antara lain :

  • Genetik
  • Kerusakan testis : infeksi,trauma, obat-obatan, kimia, radioterapi
  • Penyebab organik: diabetes mellitus
  • Aging (penuaan)

Untuk memastikan diagnosis dan penyebab, memastikan mandul atau tidaknya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebaiknya anda ke dokter spesialis obstetri dan ginekologik untuk pemeriksaan secara langsung, agar mendapat penanganan yang tepat.

 

Semoga bermanfaat 

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

 

TK
02 Jul 2019, 13:29
Terimakasih dok,atas penjelasan dan sarannya.
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada banyak fakta dan mitos mengenai penis dan ereksi keras

7 Fakta dan Mitos Ereksi Keras dan Penis yang Mencengangkan

Ada banyak mitos dan fakta terkait penis dan ereksi keras yang beredar di masyarakat. Beberapa fakta seperti sejak bayi, laki-laki dapat mengalami ereksi bahkan sejak janin namun hal tersebut disebabkan karena adanya respons alamiah tubuh bukan stimulus seksual.