Mengatasi air mani yang encer

KK Info Penanya: KK, Pria, 31 Tahun
obat apa untuk mengatasi mani encer
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, KK.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Air mani atau yang disebut juga dengan semen merupakan cairan yang berisi sperma yang dikeluarkan saat seorang pria mengalami ejakulasi. Pada keadaan normal, konsistensi air mani umumnya kental dan berwarna putih seperti susu. Namun, pada keadaan tertentu, konsistensi, tekstur dan warna dari air mani dapat mengalami perubahan.

Berikut beberapa faktor penyebab dari air mani yang encer, diantaranya adalah :

  • jumlah sperma yang sedikit
  • ejakulasi yang terlalu sering 
  • gangguan ejakulasi retrogade
  • kondisi medis seperti varikokel
  • kekurangan mineral zinc

Terkait dengan pertanyaan Anda, umumnya keadaan air mani yang encer berlangsung sementara sehingga dapat sembuh dengan sendirinya. Namun untuk memastikan apakah ada kelainan yang serius atau tidak pada Anda, perlu diperiksakan lebih lanjut, khususnya pada dokter Spesialis Andrologi. Dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan analisa sperma di laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang. 

Untuk sementara Anda dapat mengatasi air mani yang encer dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc dan dan mengonsumsi suplemen zinc sendiri, atau yang mengandung black seed, asam folat, dan l-carnitine. Diimbangi dengan perubahan pola hidup seperti, menghindari rokok, berusaha mencapai berat badan yang ideal, kurangi hingga hentikan konsumsi alkohol, mulai untuk bergerak lebih aktif dan berolah raga secara teratur, hindari masturbasi yang berlebih serta mengonsumsi makanan sehat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kanker ovarium stadium awal sulit dideteksi karena biasanya tidak menimbulkan gejala

Benarkah Kanker Ovarium Sulit Dikenali pada Stadium Awal?

Penyebab kanker ovarium sulit dideteksi dan sering menyebar ke organ lain adalah karena pada stadium awal, gejala yang ditimbulkan sangat minim atau jarang.