21 Oct 2019, 11:23Psikologi

Mengapa sering terbawa emosi dan terus memikirkan hal yang sudah terjadi ?

VF
Info Penanya: VF, Wanita, 22 Tahun
dok, saya rasa saya punya masalah sama pikiran saya . setiap ada sesuatu yang terjadi yang tidak saya inginkan saya selalu terbawa emosi gugup ngomong dan perut dan kepala saya sakit tiba tiba . setelah itu saya tidak bisa berhenti dengan perkataan orang yang berbicara buruk ke saya .saya coba tahan tapi saya tetap kepikiran akan hal yang sudah terjadi .apa saya stress dok?
16867 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat siang, VF.Terimakasih atas pertanyaannya.Emosi yang naik turun dan pemikiran berlebih adalah reaksi psikologi pada hal yang tidak diinginkan atau tidak diharapkan. Jika dialami sesekali dan dengan pemicu atau peristiwa yang jelas dialami sebelumnya, masih dalam batas wajar. Namun, jika dialami terus menerus setiap menghadapi permasalahan, maka mungkin merupakan suatu gangguan psikologis atau mental yang perlu mendpatkan perhatian medis.

Beberapa kondisi gangguan psikologis dan mental yang dapat menimbulkan gejala tersebut, antara lain :

Gangguan tersebut juga dapat berdampak pada fisik Anda dan menimbulkan gejala-gejala sakit fisik. Perlu diadakan pemeriksaan lebih lanjut untuk dapat memastikan penyebab dari keluhan Anda.

Beberapa cara yang dapat Anda coba meliputi :

  • Mencoba untuk mengutarakan apa yang ada di dalam pikiran Anda atau menuangkannya ke sebuah catatan untuk memperingan beban pikiran. Mencurahkan pemikiran Anda kepada orang yang dapat Anda percaya dapat juga memberikan sudut pandang lain terhadap permasalahan Anda sehingga timbul pemikiran yang positif
  • Mengeluarkan energi tersebut dalam bentuk posistif seperti olah raga, melukis, bernyanyi ataupun hal yang Anda senangi
  • Mempelajai cara meditasi untuk menenangkan pikiran
  • Mengikuti healling atau support group yang memilki keluhan serupa agar dapat saling mendukung dan Anda tidak merasa sendiri
Jika keluhan Anda berkelanjutan dan mulai sangat mengganggu aktivitas segeralah meminta bantuan ahli. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan psikolog atau dokter Spesialis Kesehatan Jiwa agar mendapatkan penanganan yang tepat.Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat, terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.Salam Sehat,dr. Rahmita Dewi
stresgangguan kecemasangangguan stres akut
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil