Mengapa sering nyeri dada?

E Info Penanya: E
Dokter saya ingin bertanya apa penyeba bila dada sering tiba tiba nyeri dan susah nafas badan tiba tiba ngedrop
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, E

 

Keluhan nyeri dada Anda dapat disebabkan oleh :

1. Penyakit jantung : Berupa nyeri dada menjalar ke lengan kiri, rahang dan dapat menembus ke punggung. Keluhan dapat disertai dengan berkeringat, sesak napas dan nyeri seperti tertimpa beban berat

2. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) : Nyeri dada yang disebabkan oleh peningkatan asam lambun, keluhan ini disertai dengan rasa panas pada dada, mual dan muntah

3. Nyeri dinding dada: Berupa nyeri otot dada, biasanya terjadi karena seseorang mengalami batuk kronik, dan nyeri yang dirasakan pada umumnya terjadi ketika dada disentuh.

 

Saya sarankan anda ke dokter spesialis penyakit dalam agar diperiksa secara langsung agar diberikan pengobatan yang sesuai. Disarankan anda tidak mengonsumsi Isosorbide Dinitrate tanpa pantauan dari dokter ya karena dapat menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, pingsan, dan detak jantung cepat.

 

Selama dirumah saya sarankan

1. Istirahat cukup

2. Jaga berat badan ideal

3. Hindari konsumsi makanan berlemak

4. Hindari konsumsi kafein seperti kopi dan teh

5. Berolahraga teratur, minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit per olah raga

6. Periksakan tekanan darah, kolesterol dan gula darah anda secara teratur

7. Terapkan pola hidup sehat dengan minum air putih minimal 2L perhari dan hindari makanan cepat saji 

8. Berhenti merokok

9. Kelola stress

 

Segeralah ke UGD jika mengalami :

1. Nyeri dada hingga sesak

2. Penurunan kesadaran

 

Sebagai tambahan informasi, anda dapat membaca artikel kami terkait penyakit jantung disini.

 

Semoga lekas sembuh

Salam Sehat

dr. Karlina Lestari

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Krisis nyeri pada bayi adalah salah satu tanda dari anemia sel sabit hingga membuat bayi terus menangis

5 Gejala Anemia Sel Sabit pada Bayi, Orangtua Wajib Tahu

Anemia sel sabit adalah penyakit genetik, yang bisa terdeteksi sejak penderita masih bayi. Orangtua wajib memperhatikan gejala anemia pada bayi seperti krisis nyeri, penyakit kuning, hingga penyumbatan pembuluh darah, terutama saat bayi mulai menginjak usia lima bulan.