20 Apr 2019, 00:08Kandungan

Mengapa nyeri pada vagina setiap berhubungan intim?

LH
Info Penanya: LH, Pria, 19 Tahun
Dok saya ingin bertanya.kenapa setiap berhubungan dengan suami .di dalam vagina saya terasa nyeri.nafsu makan kuran.urine saya berbusa.nyeri dan ngilu dari pinggang sampai ke ujung kaki.dan pada saat selesai berhubungan sy langsung menstruasi dan ini 4 hari masih banjir melebihi dari biasanya sy mens.
37972 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  Tim Dokter Sehatq
(0)
Selamat Siang, YKeluhan anda dapat disebabkan oleh :1. Infeksi saluran kemih dengan gejala - Urine keruh- Sensasi terbakar pada area tempat keluarnya urin saat buang air kecil- Anyang-anyangan / perasaan ingin buang air kecil terus menerus - Tidak puas setelah buang air kecil- Nyeri pada panggul- Air seni atau urine berwarna kecoklatan hingga kemerahan 2. Vaginismus / kekakuan pada otot vagina yang menyebabkan nyeri pada vagina. Pemicu keluhan ini adalah stress, cemas berlebihan 3. Infeksi menular seksual, dimana pada kondisi ini nyeri dapat disertai dengan keputihan berbau, atau adanya benjolan kecil pada vagina yang terasa nyeri 4. Servisitis / peradangan pada leher rahim dengan gejala :- Cairan keluar dari vagina dalam jumlah banyak dapat berwarna putih atau kuning- Nyeri saat BAK,dan  sering BAK- Sakit saat berhubungan intim- Pendarahan antara periode menstruasi atau- Pendarahan vagina setelah berhubungan seksual (bukan menstruasi)- Nyeri panggul dan perut- Demam Untuk memastikannya saya sarankan anda ke dokter spesialis kandungan agar diperiksa langsung dan segera diketahui diagnosis yang tepat sehingga akan mendapatkan pengobatan yang sesuai Selama dirumah saya sarankan1. Komunikasikan dengan pasangan perihal nyeri pada vagina yang dialami2. Menghindari membasuh area kewanitaan dengan sabun pencuci vagina3. Gunakan kondom  saat berhubungan seksual. Kondom sangat efektif untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi seksual, seperti gonorrhea dan klamidia yang dapat menyebabkan servisitis.4. Jaga kebersihan area kewanitaan dengan menggunakan pakaian dalam dari bahan katun, ganti celana dalam 2-3x sehari, basuh area kewanitaan dari depan ke belakang dengan air mengalir dan keringkan sebelum menggunakan celana dalam, hindari menggunakan celana terlalu ketat5. Kelola stress6. Terapkan pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi, minum air putih 2L perhari, dan berolahraga rutin minimal 3x seminggu  Waspadai tanda bahaya dibawah ini dan segera ke UGD jika mengalaminya1. Pendarahan hebat dari vagina hingga menyebabkan lemas dan pucat2. Demam3. Keluarnya keputihan berbau, warna kekuningan hingga kemerahan4. Mual dan muntah Semoga lekas sembuhSalam Sehat
hubungan sekshubungan seksualnyeri
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil