Mengapa banyak pikiran hingga sakit kepala, panas dingin dan nyeri pada wajah ?

R Info Penanya: R, Wanita
Selamat malam dok,saya mau tanya tadi pagi saya banyak pikiran hingga tbtb saya merasakan sakit di bagian kepala sampai sekarang,dan saya merasakan panas dingin hingga saya merasakan nyeri pada wajah saya dan gigi,itu kenapa ya dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, R.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Pemikiran yang berlebih (overthinking) dapat menimbulkan ketidakstabilan keadaaan psikis karena dapat memicu stres. Pada dasarnya overthinking merupakan bagian dari kecemasan dan apabila berlangsung lama, dapat menjadi gangguan kecemasan

Terkait dengan keluhan Anda rasakan yakni sakit kepala, rasa panas dingin atau meriang hingga rasa nyeri pada wajah dan gigi dapat dipengaruhi juga oleh keadaan psikis atau yang disebut dengan psikosomatis, keadaan gangguan psikis yang menimbulkan gejala fisik namun tidak ditemukan kelainan pada tubuh baik melalui pemeriksaan fisik, maupun melalui pemeriksaan penunjang.

Tetapi hal ini harus terlebih dahulu dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik, seperti ada atau tidaknya peningkatan suhu yang membuat rasa meriang, adanya permasalahan gigi dan mulut yang juga memberikan efek nyeri pada wajah dan kepala, dan jika perlu dilakukan pemeriksaan penunjang. Karena bisa saja Anda memang sedang menderita gangguan radang atai infeksi, dan keadaan psikis yang sedang tidak stabil membuat daya tahan tubuh Anda semakin menurun sehingga gejala fisik semakin terasa. 

Maka sebaiknya diperiksakan secara langsung ke dokter terdekat terlebih dahulu untuk mencari akar penyebabnya dan jika memang tidak ditemukan kelaian saat pemeriksaan fisik dan penunjang, mungkin Anda perlu berkonsulasi dengan Psikolog atau dokter Psikiater.

Untuk sementara, Anda dapat menggunakan cara yang alami untuk meredakan nyeri, seperti berkumur dengan air garam atau baking soda, air rebusan kunyit, air rebusan jahe yang juga dapat memberikan efek menenangkan, dan apabila nyeri tidak tertahankan Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri bergolongan asetaminofen.

Apabila keluhan tidak kunjung membaik, segeralah menemui dokter terdekat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Dengan berkumpul bersama teman-teman dekat, Anda bisa menghindari post-holiday blues.

Post-Holiday Blues Saat Liburan Selesai, Begini Cara Mengatasinya

Post-holiday blues rentan dirasakan orang-orang setelah berlibur. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satu cara mengatasinya adalah melakukan me time.