Mengapa anak muntah setelah mencoba susu formula baru?

JB Info Penanya: JB, Wanita
Dok, siang ini saya baru saja memberikan susu formula baru untuk anak saya. Saya mengganti susu yang lama dengan sufor lactogen. Namun baru sekali dicoba, anak saya langsung muntah dok. Apa ini tandanya alergi?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam JB,

Alergi susu adalah kondisi yang bisa terjadi pada anak dapat, ketika sistem kekebalan tubuh anak merespon susu atau protein susu tersebut sebagai ancaman, respon ini sendiri merupakan respon yang tidak normal. Kondisi alergi dapat ditandai dengan beberapa gejala seperti:

  • Timbul ruam pada kulit seperti kemerahan
  • Gatal pada kulit
  • Bengkak pada mata, bibir ataupun bagian lain
  • Muntah
  • Sesak
  • Diare atau buang air besar cair
  • Hidung berair
  • Kolik atau nyeri perut

Apabila bayi langsung muntah, hal ini juga bisa terjadi selain karena alergi terhadap susu tersebut. Bisa karena anak tidak menyukai rasa dari susu tersebut. Jika kembali muntah pada pemberian berikutnya maka bisa dipertimbangkan untuk mengganti dengan merk lain ataupun bila mengindikasikan mengalami intoleransi laktosa maka pelu mencari alternatif lain seperti salah satunya adalah susu soya.

Intoleransi laktosa sendiri berbeda dengan alergi susu, dimana gejalanya bisa sama, tetapi jika alergi bisa menimbulkan gejala diluar saluran pencernaan yang berbeda dari intoleransi laktosa yang hanya menyerang saluran pencernaan. Jika kesulitan membedakannya atau timbul gejala yang lebih berat, segera periksakan anak Anda pada dokter atau dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bayi sering gumoh karena cincin otot belum menutup sempurna atau menelan udara saat menyusu.

Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Gumoh pada Bayi

Gumoh adalah keluarnya cairan susu atau makanan yang baru saja ditelan oleh bayi. Penyebab bayi sering gumoh umumnya karena cincin otot bayi belum dapat menutup dengan sempurna.