Mengalami disfungsi ereksi

DB Info Penanya: DB, Pria
Sejak 5 bulan yang lalu saya mengalami keluhan disfungsi ereksi, saya memiliki riwayat penyakit hipertensi dan kolestrol tinggi, sejak 3 bulan ini saya sering minum obat amlodipine dan atorvastatin, selain itu saya juga ada penyakit asam lambung, usia saya 57 tahun. kalo berobat sebaiknya ke dokter spesialis apa dan bolehkan saya minum obat disfungsi ereksi yang dijual bebas di apotek atau toko obat,terimkasih mohon solusinya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang DB,

Disfungsi ereksi atau ketidakmampuan untuk ereksi atau mempertahankan ereksi dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti berat badan berlebih, penyakit diabetes, gangguan aliran darah di area penis, tekanan darah tinggi, faktor psikis, adanya kerusakan pada area penis, kadar lemak darah tinggi, atau gangguan hormon testosteron.

Untuk mengatasinya perlu dilakukan pengelolaan terhadap penyebabnya agar bisa mengembalikan kemampuan untuk ereksi. Tetapi jika penyebabnya adalah kerusakan pada organ maka bisa timbul kemungkinan keluhan dapat menetap.

Hindari mengonsumsi obat untuk disfungsi ereksi seperti obat kuat ataupun produk untuk membantu ereksi karena bisa menimbulkan efek samping baik lokal ataupun sistemik pada tubuh terutama jika memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Begitu juga dengan jamu atau herbal yang dipercaya mampu mengatasi impotensi yang belum bisa dipastikan khasiat dan keamanannya. Periksakan diri pada dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis andrologi untuk penanganan lebih lanjutnya. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Menurunnya gairah seksual diakibatkan oleh disfungsi seksual

Hati-hati! Penyebab Gairah Seks Menurun Ini Mungkin Menimpa Anda

Penurunan gairah seksual merupakan akibat dari disfungsi seksual yang biasa terjadi saat Anda berusia di atas 40 tahun. Kondisi ini disebabkan berbagai hal, seperti adanya konflik dalam hubungan, kelelahan, hingga stres.