30 Nov 2020, 02:34Pernapasan

Serba-serbi COVID-19

AP
Info Penanya: AP0
Selamat malam dok, Ibu saya tiba-tiba megalami diare semalaman, dan badannya panas. Ibu, ayah dan kakak saya sehabis melayat orang ang meninggal 2 hari yang lalu dan diduga covid karena tdak diketahui penyebabya tp hasil swabnya belumm keluar. Saya cari di google hal tsb merupakan ciri orang yg terdeteksi. Apa yang harus saya lakukan segera ya dok? apa saya harus membawa ibu saya untuk rapid atau diam saja dirumah selama 14 hari? dan apa saja yang harus saya lakukan di rumah terhadap ibu saya? tentang covid apakah mood(suasana hati), stres dan sugesti berpengaruh terhadap berbahayanya penyakit covid? Untung orang yang terjangkit apa yang harus ditanamkan pada diri sehingga kita dapat cepat pulih dan terbebas dari virus ini?
253 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat malam, AP.COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) adalah penyakit infeksi yang saat ini menjadi pandemi di berbagai negara dunia. Secara umum, gejala COVID-19 adalah demam di atas 38 derajat celcius, sesak napas, dan batuk kering. Namun, seiring berjalannya waktu, ditemukan bahwa gejala COVID-19 dapat bervariasi pada tiap-tiap orang. Semakin rendah kekebalan tubuh seseorang, semakin berat gejala yang dialami.Terkadang, COVID-19 juga dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan misalnya diare, seperti yang ibu Anda alami. Apabila memang ada riwayat kontak dengan orang-orang yang dicurigai menderita COVID-19, maka ibu Anda juga termasuk suspek atau orang yang mungkin terjangkit penyakit tersebut.Apabila ibu Anda sudah berusia cukup tua, atau memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, gagal ginjal, dan sebagainya, maka disarankan agar Anda segera melaporkan kondisi ibu ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat direncanakan untuk swab testKetimbang melakukan rapid test, ada baiknya Anda langsung melakukan swab, karena hasilnya lebih akurat dan dapat dijadikan standar diagnostik.Apabila positif, maka ibu Anda dapat dirawat di rumah sakit (apabila gejala sedang sampai berat) atau melakukan isolasi mandiri di rumah (untuk gejala ringan atau tanpa gejala). Lalu, disarankan agar Anda melakukan hal-hal berikut:
  • menggunakan masker saat berbicara dengan ibu
  • menjaga jarak minimal 2 meter
  • memakai pakaian dan alat makan terpisah dengan ibu sementara waktu
  • rajin mencuci tangan 
  • menjaga daya tahan tubuh (makan bergizi, tidur cukup, olahraga ringan)
  • menjaga kesehatan mental, misalnya dengan yoga atau meditasi
Lebih lanjut mengenai poin kesehatan mental, stres dan pikiran negatif dapat memicu hormon kortisol pada tubuh. Melalui mekanisme yang cukup rumit, hormon kortisol dapat memperlambat penyembuhan. Oleh karena itu, apabila ibu benar menderita COVID-19, tanamkan bahwa ibu dapat sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarga yang dicintai seperti sediakala. Apabila membutuhkan konseling dan terapi psikologis, Anda dapat memanfaatkan fitur konsultasi digital dengan psikolog atau psikiater di beberapa rumah sakit yang menyediakan. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
infeksi saluran pernapasancoronavirusvaksin corona
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil