Amankan melahirkan normal setelah caesar?

RN Info Penanya: RN
Assalamu'alaikum dok??Saya mau tanya dok,saya melahirkan anak pertama secara caesar vertikal dikarenakan dulu ketuban pecah duluan dok,,Saya melahirkan anak pertama saya tahun 2014Dan sekarang saya lagi hamil anak kedua masih umur 1bulan,yg saya takuti saya takut di caesar lagi dok,sedangkan saya ingin melahirkan anak kedua secara normal,apakah masih bisa dok??Dan apa saja langkah"y supaya saya bisa melahirkan secara normalMohon penjelasany dok,,??????
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore RN,

Proses melahirkan secara normal melalui vagina tentunya sangat diharapkan bagi semua ibu yang akan melahirkan, karena proses penyembuhan lebih cepat, dan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak seperti persalinan melalui operasi caesar. Namun pada kondisi-kondisi tertentu, persalinan harus dilakukan dengan cara operasi caesar.

Perihal bolehkah melakukan persalinan normal setelah ada riwayat persalinan caesar, maka semuanya tergantung pada kondisi saat ini.

Berikut ini beberapa hal yang meningkatkan risiko bila Anda akan melakukan persalinan spontan pasca caesar :

  1. Obesitas.
  2. Adanya tekanan darah tinggi.
  3. Operasi caesar yang dilakukan dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun.
  4. Berat janin sangat besar.
  5. Anda berusia diatas 35 tahun.
  6. Penambahan berat badan secara berlebihan selama mengandung.
  7. Bayi kembar.

Selain faktor-faktor diatas, bila sayatan operasi caesar yang Anda lakukan sebelumnya secara vertikal, maka perlu mendapat perhatian lebih lanjut oleh dokter kandungan.

Sebaiknya Anda melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi kehamilan Anda.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu risiko komplikasi pada proses melahirkan adalah perdarahan post partum

4T, Bahaya-bahaya Perdarahan Setelah Melahirkan Normal

Perdarahan post partum adalah perdarahan setelah melahirkan.Penyebab perdarahan post parfum ada 4T, yaitu: tonus uterus, trauma jalan lahir, tisu, dan trombin.