logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Kulit & Kelamin

Apa penyebab luka sariawan di bibir vagina?

8 Jul 2020, 12:06

DN

Info Penanya: DN

selamat siang dok,saya mau tanya , saya pengantin barusaya sudah beberapa kali melakukan hubungan, namun setiap saya melakukan hubungan bibir v saya selalu terjadi penyobekan, terakhir saya merasa ada luka di ujung bibir mis v saya seperti luka sariawanluka 1 dan 2 pasti sembuh..penyebabnya kenapa yah dok?

Dilihat 22377

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Sri Wulantini

(5)

Selamat siang, DN.

 

Sariawan di vagina merupakan keluhan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih akan berpengaruh terhadap aktivitas seksual yang dilakukan. Oleh sebab itu pengobatan harus diberikan sesuai dengan penyebabnya. Keberhasilan terapi akan didapat jika penyebab sudah diketahui dan pengobatan dilakukan dengan tertib dan teratur.

Hal ini dapat disebabkan karena berbagai macam penyebab diantaranya yaitu:

  1. Infeksi jamur yaitu kandidiasis vagina
  2. Infeksi virus, misalnya herpes simplek.
  3. Infeksi bakteri yaitu bakterial vaginosis.
  4. Infeksi parasit.
  5. Hingga infeksi menular seksual, seperti herpes genital, sifilis.
  6. Selain itu juga bisa karena cedera, iritasi, peradangan pada vagina ataupun penyebab lainnya.

Terkait dengan keluhan yang Anda alami mungkin salah satu penyebabnya adalah kondisi yang sudah saya sebutkan diatas, namun untuk memastikan sebaiknya lakukan pemeriksaan kepada dokter kandungan atau dokter kulit dan kelamin ya. 

Sementara untuk mengatasi kondisi yang Anda alami adalah sebagai berikut:

  • Jaga kebersihan vagina dengan sering mencucinya dengan air mengalir dari depan kearah belakang.
  • Ganti pakaian dalam secara rutin.
  • Gunakan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat.
  • Jika terasa gatal atau perih sebaiknya dikompres dengan es batu.
  • Hindari menggunakan sabun pencuci vagina terlalu sering.
  • Hindari penggunaan pembalut lebih dari 3 jam.
  • Hindari penggunaan celana ketat agar vagina tidak lembab.

Apabila ada indikasi karena penyakit menular seksual sebaiknya lakukan pengobatan ke dokter bersama-sama dengan pasangan Anda.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

kesehatan organ intimkandidiasis vaginakesehatan vagina

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved