22 Dec 2020, 00:13Kandungan

Lepas KB suntik, keluar flek darah kenapa?

TL
Info Penanya: TL0
Dok saya lalu oake kb suntik 3 bulan dan itu sdh berakhir dari tggl 24 september 2020,dan saya sdh tidak lanjut pake kb sampe skg.tggl 11 desembr 2020 Mrs.V saya keluar cairan kental warnah merah dan itu hya berlangsung 1 hari saja.itu haid atau apa?.dan selepas kb suntik ya sdh berhubungan dengan suami.apakah ada kemungkinan saya hamil?
1460 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat sore, TTerima kasih atas pertanyaan AndaPenggunaan suntik KB sebagai alat kontrasepsi bagi pasangan suami istri yang sedang berencana menuda kehamilan merupakan hal yang tidak asing di Indonesia. Hal ini dikeranakan penggunaan suntik KB cukup efektif dengan efektivitas yang mencapai 99% dalam mencegah kehamilan, sehingga tidak sedikit wanita yang menggunakannya. Walaupun sangat efektif bila dilakukan secara rutin dan terjadwal, namun suntuk KB juga memiliki beberapa kekurangan.

Adapun beberapa kekurangan suntik KB yaitu:

  • Membutuhkan waktu lama jika ingin subur atau siklus haid yang kembali lancar. Setelah berhenti suntik KB ntuk suntik KB 1 bulan, rata-rata siklus haid akan kembali lancar sekitar 4 - 12 bulan. Sedangkan untuk suntik KB 3 bulan, setelah berhenti menggunakan suntik KB tersebut rata-rata siklus haid wanita akan kembali lancar sekitar 6 - 24 bulan.
  • Tetap berisiko tertular penyakit menular seksual
  • Siklus haid menjadi tidak lancar
  • Nafsu makan yang meningkat
  • Nyeri kepala, perut dan atau payudara
  • Munculnya jerawat 
Terkait dengan apa yang Anda tanyakan, keluhan yang terjadi pada Anda bisa disebabkan oleh beberapa kondisi seperti gangguan hormonal, infeksi pada organ reproduksi wanita, ataupun karena perdarahan implantasi pada awal kehamilan. Untuk memastikannya, Anda bisa melakukan tes kehamilan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan fisik dan USG ke dokter spesialis kandungan terlebih jika kondisi yang terjadi pada Anda ini disertai dengan keluhan lain seperti nyeri perut bawah, keputihan, nyeri saat melakukan hubungan seksual, demam dan lain sebagainya.Pastikan Anda tetap menjaga kebersihan area kewanitaan, atasi stres, perbaiki jam tidur Anda, beristirahatlah dengan cukup, konsumsilah makanan sehat, dan konsumsi buah serta sayur.Semoga bermanfaat.
Salam sehat,
 dr. Dwiana A
siklus haidhaidpenggunaan kbkontrasepsiflek darah
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil