Lemak, kolesterol apa bedanya?

TN Info Penanya: TN, Pria, 44 Tahun
Siang, Dokter.Apakah sama atau beda antara lemak dengan kolesterol? Dan masing-masing dari mana sumbernya? Apakah lemak berubah menjadi kolesterol? Dari keduanya mana yang berbahaya bagi tubuh?Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang Pak TN,

Pengertian Lemak adalah senyawa organik yang bersifat tidak larut dalam air, tapi larut dalam cairan organik. Lemak  merupakan sumber nutrisi penting dan sumber kalori terbesar dalam tubuh manusia.

Lemak yang berasal dari makanan, digolongkan dalam 5 jenis yaitu :

  1. Lemak Jenuh (saturated fat) adalah lemak yang bersifat padat pada suhu kamar. Contohnya lemak yang berasal dari minyak kelapa, mentega dan keju. Lemak jenuh ini bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol jahat atau LDL.
  2. Lemak jenuh tunggal (Monosaturated fat) contohnya pada minyak zaitun, minyak biji kanola, minyak wijen, alpukat, kacang almond, biji bunga matahari dan biji labu parang.

Dalam tubuh lemak jenis ini akan menurunkan kadar kolesterol total dalam darah, menurunkan  LDL dan meningkatkan HDL.

    1. Lemak tak jenuh jamak (Polyunsaturated fat) terdapat pada ikan salmon, ikan sarden, minyak ikan, kacang walnut. Konsumsi lemak ini dalam jumlah cukup akan baik untuk kesehatan dan dapat menurunkan kadar LDL.
    2. Lemak Trans, yaitu lemak telah melalui proses hidrogenasi contohnya pada margarin putih yang banyak dipakai dalam pembuatan biskuit, makanan cepat saji, makanan beku, kue dan cemilan yang memberi rasa krispi dan renyah sehingga banyak digemari anak-anak dan orang dewasa.
    3. Kolesterol,maksudnya adalah kolesterol yang tidak dapat diproduksi oleh hati dan harus diperoleh dari makanan seperti dari lobster, udang, hati, telur, daging, dan produk susu, (seperti keju, dan es krim).

 

 

Lemak trans, dianggap sangat berbahaya bagi tubuh karena menyebabkan meningkatknya jumlah kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh yang berperan dalam penyakit jantung koroner (PJK)

Kolesterol adalah senyawa yang menyerupai lemak yang terdapat dalam tubuh manusia dan berjalan di  aliran darah, diproduksi oleh hati. Namun ada juga kolesterol yang harus diperoleh dari bahan makanan. Karena kolesterol tidak larut dalam darah, maka untuk pengangkutannya dalam aliran darah, kolesterol di ikat oleh protein. Ikatan ini dikenal dengan nama Lipoprotein.

Lipoprotein penting yang perlu diketahui dalam tubuh terdapat dalam 3 jenis yaitu :

  1. Low Density Lipoprotein (LDL) atau dikenal dengan nama Lemak Jahat atau kolesterol jahat
  2. High Density Lipoprotein (HDL) atau dikenal dengan nama Lemak Baik atau kolesterol baik
  3. Trigliserida, berfungsi untuk mengangkut lemak dari usus. Kadar Trigliserida dalam darah yang normal harus di bawah 150 mg/dl.

LDL disebut kolesterol jahat karena kekentalannya yang tinggi, menyebabkan pergerakannya lambat dalam aliran darah sehingga sering menumpuk dalam aliran darah dan menyebabkan sumbatan atau dikenal dengan nama Arterosklerosis, yang adalah awal penyakit jantung koroner, dan penyakit lainnya.

Kadar normal LDL dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dl

Sebaliknya HDL atau kolesterol baik, karena pergerakannya yang cepat dalam pembuluh darah sehingga dapat membersihkan dan mengangkut timbunan lemak dari pembuluh darah dan dibawah ke hati untuk dimetabolisme lebih lanjut.

Kadar normal HDL dalam darah adalah untuk Laki-laki lebih dari 40 mg/dl dan untuk perempuan diatas 50 mg/dl.

Pada prinsipnya adalah selalu makan dengan pola makan yang sehat dan gizi seimbang, serta terapkan pola hidup sehat.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pembengkakan jantung akan membuat jantung tidak bekerja secara optimal

Hati-hati, Pembengkakan Jantung Dapat Sebabkan Gagal Jantung

Pembengkakan jantung adalah suatu kondisi dimana otot jantung mengalami pembengkakan dan tidak dapat bekerja secara optimal.Gejalanya adalah tidak mampu bernapas dengan baik, lemah, detak jantung sangat cepat. Penyebab pembengkakan jantung adalah mengonsumsi alkohol terlalu banya, tekanan darah tinggi.