kuputihan berbau dan tidak gatal

N Info Penanya: N, Wanita, 27 Tahun
Dok miss v saya tidak gatalTetapi jika keputihan berbau Apakah saya bisa mengkonsumsi obat antibiotik?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi N

Keputihan dapat terjadi akibat beberapa kondisi seperti kelainan hormonal, pasca berhubungan sexual, sebelum dan sesudah menstruasi, efek samping kontrasepsi. Selain itu keputihan yang banyak, berbau, gatal dan berubah warna dapat menjadi tanda infeksi bakterial vaginosis dan infeksi menular seksual seperti gonorhe, klamida. 

Untuk tatalaksana keputihan biasanya harus didasakan penyebabnya, saya sarankan anda untuk menjaga kebersihan vagina, hindari penggunaan sabun cebok, hindari memakai celana terlalu ketat, ganti celana dalam jika lembab. Jika terdapat infeksi vagina mungkin perlu mendapatkan antibiotik namun harus berdasarkan saran dari dokter. 

Pada bakterial vaginosis yang memicu keputihan bau dan banyak biasanya faktor resiko adalah pemakaain obat cebok dan konsumsi antibiotik sembarangan yang malah membuat mati flora normal disekitar kelamin sehingga memicu pertumbuhan bakteri anaerob. Maka itu sebaiknya anda berkonsultasi dahulu dengan dokter dan tidak meminum sembarangan antibiotik karena dapat memicu kekebalan atau resistensi kuman.

Salam sehat

dr.Zulham

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala vaginitis akibat vaginosis bakteri yang khas adalah keputihan yang tipis dan berbau tidak sedap

Kenali Peradangan Vagina akibat Vaginosis Bakteri Ini

Vaginitis dapat terjadi pada setiap wanita dan membuat area kewanitaan Anda terasa tidak nyaman. Penyebab paling umum dari vaginitis adalah vaginosis bakteri. Gejala vaginitis akibat vaginosis bakteri yang khas, yaitu keputihan yang tipis, berwarna abu-abu atau putih susu, bau menyengat yang tak sedap. Penggunaan sabun beraroma dapat meningkatkan risiko wanita terkena vanginosis bakteri hingga menyebabkan terjadinya vaginitis.