Kulit gatal dan berair apa obatnya?

LN Info Penanya: LN
Dok mau nanya,bagaimanacara mengatasi kulit gatel yg sering terjadi bahkan tanpa sepengetahuan saya seringsaya Faruk dan hasilnya berair bahkan sekarang bernanah?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi LN,

Kulit yang gatal tentunya akan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, dan terlebih bila gangguan kulit tersebut meninggalkan bekas maka tentunya akan mengganggu penampilan Anda. Akan tidak nyaman dipandang bila kulit tampak kehitaman atau justru masih basah dan bernanah.

Beberapa penyebab kulit yang gatal, berair dan bernanah:

  • Dermatitis. Adanya peradangan kulit baik yang disebabkan oleh faktor stres, alergi dingin, alergi bahan-bahan tertentu, dll seringkali menimbulkan rasa gatal yang tidak kunjung sembuh. Rasa gatal yang terus menerus ini akan merangsang seseorang untuk terus menggaruknya sehingga bisa terjadi kerusakan pada lapisan kulit berupa lecet dan terinfeksi bakteri yang berakhir dengan munculnya nanah.
  • Skabies.
  • Herpes zoster.

Yang saat ini dapat Anda lakukan untuk meredakan gatalnya adalah:

  • Minum chlorpheniramin maleat untuk meredakan gatal sesaat.
  • Kompres dengan es batu bila kulit terasa sangat gatal.
  • Gunting kuku secara teratur agar kulit tidak lecet saat digaruk. Tapi tetap sebisa mungkin jangan digaruk, bila gatal cukup ditepuk-tepuk dengan telapak tangan.
  • Oleskan bedak salisil.
  • Bersihkan kulit secara teratur, kompres dengan air hangat pada bagian yang ada nanahnya.

Bila keluhan sudah berlangsung lebih dari 1 minggu, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter kulit untuk memastikan penyebabnya.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Obat salep antiinflamasi nonsteroid, kortikosteroid, antibakteri, tacrolimus dapat membantu mengurangi gatal dan kemerahan akibat peradangan kulit

Pilih Jenis Salep Eksim yang Tepat untuk Atasi Gangguan di Kulit

Eksim adalah peradangan kulit berupa gatal, kemerahan, dan pecah-pecah. Kondisi ini dapat diobati dengan salep antiinflamasi nonsteroid atau kortikosteroid yang diresepkan oleh dokter.