10 Dec 2020, 18:02Psikologi

Apa penyebab senang menyendiri dan sulit bersosialisasi?

SZ
Info Penanya: SZ0
Saya mau nanya saya remaja 16 tahun.entah kenapa saya sangat suka menyendiri,dan cenderung membenci tempat yang banyak orang dan bising.dan saya juga lebih suka berada di kamar dibandingkan menghabiskan waktu dengan keluarga.dan entah kenapa setiap saya berada di sekitar seseorang entah itu teman kah atau keluarga kah saya membenci itu. Hal ini di mulai ketika saya kelas 8 tahun ketika orang tua saya mulai membanding bandingkan saya dengan anak orang lain.saya kenapa ya dok?
350 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, SZTerima kasih atas pertanyaannya.Menyendiri, tidak suka bersosialisasi, sering marah tanpa sebab pada orang lain dapat menjadi penanda adanya depresi.  Depresi adalah gangguan psikologis yang membuat pikiran negatif mempengaruhi perasaan, kehilangan minat untuk bersosialisasi, serta melakukan aktivitas lain.  Depresi dapat menimbulkan perubahan emosi, serta masalah yang menganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala yang timbul pada depresi :

  • Merasa sedih.
  • Kehilangan minat untuk aktivitas.
  • Sulit tidur atau terlalu banyak tidur.
  • Sering merasa lelah.
  • Merasa tidak berguna.
  • Sulit fokus.
  • Memiliki keinginan bunuh diri.
Depresi dapat dipicu oleh karena faktor lingkungan seperti menerima kekerasan baik secara fisik ataupun verbal, stress atau perasaan tertekan, riwayat pada keluarga, orang yang tidak percaya diri dan pesimis.Apabila keluhan yang anda rasakan sudah menganggu baik dari aktivitas ataupun hubungan sosial, tidak ada salahnya berbicara dengan psikiater atau dokter spesialis jiwa guna dilakukan penanganan lanjutan.  Anda dapat menceritakan segalanya kepada dokter dan dokter akan menentukkan apakah anda memang memiliki masalah psikologi atau hanya faktor lain. Selain itu, anda juga dapat melakukan beberapa hal yang sekiranya dapat membantu keluhan anda seperti :
  • Hindari menyendiri.
  • Lakukan aktivitas yang mengalihkan pikiran negatif menjadi lebih positif seperti melukis, menggambar, bermain music, membuat kue serta kegiatan lainnya.
  • Mencoba berbicara pada orang tua atau kerabat yang dipercaya.
  • Tuang pikiran dalam bentuk tulisan di buku apabila tidak nyaman berbicara dengan orang lain.
  • Istirahat cukup, tetap konsumsi makanan bergizi.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
depresimasalah kejiwaangangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil