28 Jan 2021, 18:21Penyakit Lainnya

Apakah hasil pemeriksaan rapid bisa berubah dari reaktif ke non reaktif ?

PT
Info Penanya: PT0
dok saya mau tanya,di prusahaan saya setiap minggu dilakukan tes rapit,hasil saya reaktif ,setelah hasil reaktip di lanjutkan tes sweb tapi hasilny negatif,satu minggu lagi di tes rapit lagi hasil nya kaya gt lagi,apa yg harus saya lakukan biar hasil rapit ny negatif,soalny kalau reaktif trs di pecat dok
229 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Selamat pagi, P.Salah satu pemeriksaan virus corona yang dapat dilakukan adalah menggunakan test rapid. Test rapid ini sebenarnya hanya berupa skrining yang dilakukan apakah orang tersebut terpapar virus corona atau tidak. Namun pemeriksaan rapid terutama rapid antibodi tidak dapat menggambarkan apakah virus yang menginfeksi tubuh merupakan virus corona atau jenis virus lainnya.

Apakah hasil pemeriksaan rapid bisa berubah dari reaktif ke non reaktif ?

Hasil yang reaktif pada pemeriksaan rapid antibodi harus dicari tahu dan diperiksa secara detail menggunakan pemeriksaan swab. Pemeriksaan swab merupakan pemeriksaan yang akurat untuk mendeteksi virus corona, namun hasil pemeriksaan negatif palsu bisa saja terjadi. Jika hasil yang didapatkan negatif pada pemeriksaan swab, dan Anda tidak memiliki gejala atau keluhan terkait virus corona, maka Anda memang tidak terinfeksi virus corona.Hasil pemeriksaan rapid yang reaktif, bisa karena virus yang lain, atau karena bekas infeksi virus corona pada Anda sebelumnya. Perubahan hasil pemeriksaan rapid yang reaktif ke non reaktif, memang sulit terjadi, karena tubuh sudah membentuk antibodi terhadap virus tersebut. Untuk itu, Anda dapat menggunakan patokan hasil swab untuk diberikan ke peruusahaan Anda.Walau hasil pemeriksaan swab negatif, jika Anda mengalami keluhan berkaitan dengan infeksi virus corona, lakukan pemeriksaan swab ulang. Tetap jaga kesehatan dengan menghindari kerumunan, menjaga jarak aman terhadap orang lain, menggunakan masker dengan cara yang benar, mencuci tangan menggunakan sabun, serta meningkatkan imun tubuh.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
pola hidup sehatcoronavirusvaksin corona
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil