Apa penyebab testpack positif tapi tidak ada tanda kehamilan?

CU Info Penanya: CU, Pria, 30 Tahun
Dok mau nanya nih istri terakhir haid tnggal 16 februari tanggal 18 maret tespek garis 2 samar, tanggal 25 maret tespek lagi garis 2 tebal, terus tanggal 4 april coba USG kata dokter gk ada tanda tanda kehamilan dok,terus d suruh tespek lagi hasilnya masih garis 2 lumayan tebal dok, tp pas d USG tetep masih gak ada tanda tanda kehamilan dok, mohon pencerahannya dok,,
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, C.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Testpack adalah alat yang digunakan untuk mengetahui apakah seorang wanita hamil atau tidak. Alat ini bekerja dengan cara mendeteksi hormon HCG yang kadarnya akan meningkat saat kehamilan. Hormon HCG ini diproduksi oleh plasenta saat sel telur sudah dibuahi dan sudah menempel di rahim. 

Jika testpack menunjukan hasil garis 2, maka terdeteksi adanya hormon HCG pada tubuh wanita tersebut. Namun, belum tentu itu merupakan tanda kehamilan seperti pada umumnya. Jadi, tetap harus dilakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter kandungan. Ada beberapa penyebab hormon HCG ditemukan di dalam urine tanpa adanya kehamilan. 

Penyebab hormon HCG meningkat tanpa adanya kehamilan, yaitu:

  • Kehamilan ektopik atau hamil anggur (kehamilan yang terjaadi di luar rahim).
  • Kehamilan kimiawi (bakal janin tidak dapat berkembang dengan baik di dalam rahim atau tidak dapat tertanam di dalam  rahim).
  • Keguguran atau aborsi.
  • Mengkonsumsi obat yang mengandung HCG.
  • Tumor.

Untuk itu, sebaiknya istri Anda melakukan pemeriksaan kembali ke dokter kandungan yang lain sebagai second opinion sehingga dapat di evaluasi kembali kondisi istri Anda ini.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Saat mengalami varises, vena dapat terlihat menonjol atau berliku-liku

Temukan Penyebab Varises dari Faktor-faktor Risikonya

Varises adalah kondisi pembengkakan dan pembesaran pembuluh darah vena, biasanya di kaki dan tungkai. Penyebabnya adalah kurang olahraga, jarang bergerak, kehamilan, dan obesitas.