Kondisi Jantung Membesar atau Kardiomegali, Penyebab dan Pengobatannya

N Info Penanya: N, Wanita, 20 Tahun
Hallo Dokter, Saya seorang wanita umur 20 tahun, bulan lalu terdiagnosis dokter mengalami kardiomegali atau perbesaran jantung. Lalu atas saran beliau saya lakukan tes TEE dan echocardiography.Hasil TEE saya: Semua vena pulmonalis bermuara ke LA Katup mitral: regurgitasi severe ec flail A3.Diameter anulus MV 36mm Katup aorta: 3 kuspid regurgitasi mild Katup trikuspid: regurgitasi mild, TVC 38mmHg dengan diameter antero posterior 3,4 cmKatup pulmonal: anatomi dan fungsi normalIAS: intak IVS: intakLain-lain: efusi perikard(-) efusi pleura (-)Yang ingin ditanyakan, bagaimana kondisi jantung saya menurut hasil tersebut? Dan akhir-akhir ini intensitas sakit dada lebih sering dimulai dari bagian kiri hingga punggung yang juga terasa berat dibandingkan dulu. Apakah perlu dilakukan operasi? Dan apa ada resiko jika operasi tidak dilakukan? Terima kasih dokter.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu N,

Pembesaran jantung atau Kardiomegali dapat disebabkan oleh beberapa hal tapi sangat banyak akibat tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyakit jantung koroner (PJK)

Orang dengan kardiomegali umumnya membutuhkan pengobatan seumur hidup, bila jantung tidak dapat memompa darah secara efektif dapat mengakibatkan gagal jantung kongesif.

Kardiomegali dibagi atas dua jenis yaitu :

  • Kardiomiopati Dilatasi adalah tipe utama pembesaran jantung. Dinding kedua sisi (juga dikenal sebagai ventrikel) menjadi tipis dan meregang. Ini memperbesar jantung
  • Kardiomiopati Hipertrofik yaitu ventrikel kiri berotot menjadi sangat tebal. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan ventrikel kiri membesar (hipertrofi). Juga dapat karena  keturunan

Penyebab Kardiomegali adalah :

  • Penyakit arteri koroner yang menyebabkan penyumbatan yang mempengaruhi suplai darah jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Infeksi virus pada jantung
  • Katup jantung yang tidak normal
  • Kehamilan, dengan jantung membesar sekitar waktu persalinan (kardiomiopati peripartum)
  • Penyakit ginjal yang membutuhkan dialisis (cuci darah)
  • Penyalahgunaan alkohol atau kokain
  • Infeksi HIV
  • Kondisi genetik dan keturunan

 

Gejala dan keluhan, bervariasi untuk setiap orang belum tentu sama keluhannya, yaitu :

  • Tanpa gejala, atau gejala mirip gagal jantung kongestif yaitu :
  • Sesak nafas (terutama ketika aktif atau ketika berbaring terlentang)
  • Pembengkakan di kaki
  • Kenaikan berat badan, terutama di bagian tengah tubuh
  • Perasaan lelah
  • Palpitasi atau berdebar


Untuk menegakkan Diagnosa Kardiomegali, maka harus dilakukan pemeriksaan berikut secara berurutan yaitu :

  • Keluhan dan gejala yang diderita, dengan pemeriksaan fisik

Echocardiogram  atau USG jantung, tindakan ini unt mengukur :

  • Ukuran pembesaran jantung dan Ketebalan otot
  • Fungsi memompa jantung dan Penyebab pembesaran jantung, kadang ditemukan :
    1. Rontgen toraks
    2. Kateterisasi jantung: untuk mencari penyumbatan di arteri koroner, ukuran jantung dan fungsi pompa jantung.
    3. Tes darah dapat dilakukan untuk memeriksa hal-hal yang dapat dicurigai menyebabkan pembesaran jantung, seperti penyakit tiroid dan infeksi virus termasuk HIV
    4. CT scan dan MRI: Ini dapat membantu mendiagnosis jantung yang membesar dalam situasi tertentu.
    5. Biopsi jantung sangat jarang, dokter mungkin meminta sampel jaringan kecil dari dalam jantung untuk menentukan penyebab jantung yang membesar.

 

Pengobatan untuk Kardiomegali :

Pengobatan didasari oleh penyebab pembesaran jantung, sehingga tindakan penting adalah mencari penyebab kardiomegali baru dilakukan pengobatan, seperti :

  • Penyakit arteri koroner: Membuka sumbatan di pembuluh darah yang memasok oksigen ke jantung dapat meningkatkan aliran darah ke otot jantung.
  • Hipertensi: Mengontrol tekanan darah tinggi dapat mencegah kerusakan lebih lanjut, minum obat antihipertensi rutin dan teratur
  • Menghentikan penggunaan zat berbahaya dan alkohol dapat meningkatkan gejala jantung yang membesar dan memperbaiki fungsi jantung.
  • Penyakit katup jantung: Pembedahan untuk memperbaiki atau mengganti katup jantung yang rusak yang menyebabkan kardiomegali.

Ketika jantung yang membesar menyebabkan gagal jantung kongestif, perawatan lain fokus pada mengurangi gejala klinis dan menjaga jantung tetap bekerja, seperti pemberian obat-obatan seumur hidup yaitu :

  • Diuretik
  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor dan beta-blocker.
  • Implantable cardioverter-defibrillator. Alat yang dimasukkan ke dada dapat menghidupkan kembali jantung jika berhenti berdetak.

Untuk Ibu sebaiknya kembali mencari pendapat Dokter kedua di Dokter Spesialis Penyakit Jantung (SpJP) supaya penegakkan Diagnosa dan mencari penyebab dari keluhan sesak yang Ibu alami saat ini.

 

Salam Sehat

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu gejala kekurangan vitamin D adalah mudah lelah

4 Gejala Ini akan Dialami Tubuh Saat Kekurangan Vitamin D

Vitamin D berfungsi layaknya hormon, yang mampu menangkal berbagai penyakit. Sayangnya, kebanyakan orang yang kekurangan vitamin D justru tidak menyadari gejalanya. Vitamin D sendiri memiliki peran yang penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.