Bagaiamana ereksi yang normal?

AS Info Penanya: AS, Pria, 1 Tahun
Maaf dok mau tanya apakah normal .penis ereksi tidak mengeluarkan cairan bening? Walaupun keluar itupun sangat2 jarang sekali itu pun sedikit .Tapi masih bisa mengeluarkan seperma. Soalya katanya yg normal itu kalo ereksi pasti mengeluarkan cairan bening...Tolong dok jawabanya trimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore AS,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Ereksi merupakan keadaan di mana penis mengeras akibat adanya rangsangan. Kesehatan seksual pria salah satunya ditandai dengan kemampuan untuk ereksi normal, proses ini diperlukan untuk ejakulasi atau proses keluarnya sperma dari tubuh pria.

Beberapa fakta tentang ereksi yang normal :

  • Ereksi karena rangsangan seksual
    Bsa disebabkan oleh gairah seksual, seperti saat berhubungan, menonton film porno dan ketika Anda berimajinasi atau berkhayal.
  • Ereksi pada pagi hari
  • Ereksi pada saat tertidur
    Bisa mengalami ereksi hingga terjadi ejakulasi. Hal ini kerap disebut dengan mimpi basah.
  • Jumlah ereksi
    Pria yang sehat mengalami 2-4 kali ereksi. Dengan setiap ereksi berlangsung sekitar 20-30 menit lamanya.

Beberapa tips agar tidak mengalami gangguan ereksi :

  • Pertahankan berat badan yang ideal
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi
  • Jaga tekanan darah dan kolesterol normal
  • Olahraga secara teratur
  • Hindari rokok dan minuman alkohol
  • Hindari stress

Jagalahs selalu organ intim Anda, jika ada perubahan frekuensi ereksi, mengalami rasa sakit sebelum, selama atau setelah ereksi, dan ereksi bertahan hingga lebih dari 4 jam, sebaiknya periksakan ke dokter segera.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu gangguan saat berhubungan intim dengan pasangan adalah ejakulasi dini.

Sulit Menahan Ejakulasi? Ketahui Daftar Obat Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah kondisi pria yang tidak mampu menahan ejakulasi setelah penetrasi saat berhubungan seks. Penanganannya bisa berupa obat dan konseling.