Apakah usia 51 tahun bisa punya anak?

YW Info Penanya: YW
Usia 51 thn bisa kah punya anak
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, YW.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Untuk dapat memiliki anak, pasangan perlu melewati proses yang diawali dengan konsepsi. Sedangkan konsepsi sendiri adalah proses pertemuan sel telur dengan sperma yang mengahasilkan pembuahan. Untuk dapat menghasilkan pembuahan sel telur perlu dihasilkan dengan baik oleh wanita begitu pula sperma yang dihasilkan oleh pria, diperlukan kualitas yang baik untuk dapat sampai dan membuahi sel telur.

Pada wanita, penghasilan sel telur berhubungan dengan kesuburan dan hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah :

  • faktor genetik
  • keadaan hormon
  • keadaan alat reproduksi 
  • faktor eksternal seperti gizi, olah raga, kebiasaan buruk
  • keadaan tubuh secara keseluruhan seperti usia, status kesehatan

Begitu pula pada pria, indikator kesuburan dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas sperma, yang kurang lebih dipengaruhi juga oleh faktor-faktor diatas.

Terkait dengan pertanyaan Anda, kemungkinan memiliki anak pada usia lanjut khususnya 51 tahun pada dasarnya tetap memungkinkan walaupun kemungkinan tersebut telah banyak menurun, khususnya pada wanita. Usia produktif wanita untuk hamil adalah 21-35 tahun, dimana ketika hamil, risiko kesehatan pada usia ini dinilai paling rendah. Begitu pula pada pria, yang juga memilki usia produktif berkisar antara 25-40 karena kuallitas sperma dinilai paling baik pada rentang usia tersebut. Kendati demikian kemungkinan tetap ada selama wanita belum mengalami menopause dan seorang pria masih memiliki sperma yang berkualitas, pembuahan dan kehamilan masih bisa terjadi. Namun, tentunya perlu pertimbangan lebih jauh mengingat kesiapan tubuh yang telah menurun, yakni kesehatan reproduksi dan kesehatan secara keseluruhan yang telah mengalami penuaan baik jaringan maupun organ. Pada wanita, kehamilan dalam usia diatas 40 tahun dapat berisiko tinggi. Maka dari itu, sebelum merencanakan untuk memiliki anak, hendaknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Spesialis Kandungan untuk wanita dan dokter Spesialis Andrologi untuk pria, agar mendapatkan saran yang terbaik.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi

Proses Pembentukan Sel Telur, Apa yang Terjadi Jika Tidak Dibuahi?

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi. Setelah proses pembentukan sel telur tuntas dan memasuki masa ovulasi, pembuahan bisa terjadi.